Sakit Punggung Sebelah Kanan, Apakah Masuk Angin? Cek Di Sini Yuk!

Sering merasa sakit punggung sebelah kanan dan apa benar hanya masuk angin? Keluhan sakit punggung sering dianggap sepele oleh masyarakat kita. Pasalnya, nyeri yang berkepanjangan dan sering kambuh menandakan adanya gangguan kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi ke Lamina Pain and Spine Center untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Mengapa Punggung Kanan Terasa Nyeri?

Ilustrasi seorang pria merasakan nyeri hebat pada bagian punggung kanan

Nyeri punggung dapat disebabkan oleh beberapa hal. Pada umumnya, nyeri bisa muncul karena cedera otot akibat berolahraga atau terjatuh, mengangkat benda berat, dan gerakan mendadak seperti memutar atau membungkuk.

Sebenarnya, nyeri yang tergolong ringan bisa hilang dan membaik seiring waktu. Meski demikian, ada intensitas nyeri yang semakin parah dan berlangsung lebih lama. Nyeri kronis seperti ini bisa mengindikasikan kondisi kesehatan yang tidak boleh kita sepelekan, seperti gangguan saraf dan tulang belakang, radang sendi kronis atau gangguan ginjal.

Sakit punggung kanan ataupun kiri perlu Anda waspadai jika gejala yang muncul seperti berikut ini:

Kebas atau mati rasa

Gejala kebas atau mati rasa yang menyertai sakit punggung bisa terjadi bukan hanya di area punggung, namun juga pada lengan, tangan, hingga kaki. Keluhan ini bisa terjadi akibat adanya kelainan atau gangguan pada saraf, seperti saraf kejepit, stenosis spinal, serta tumor pada ruas tulang belakang.

Kesemutan

Kesemutan yang sering terjadi dan berlangsung lama juga bisa menandakan saraf kejepit. Terkadang kesemutan juga muncul bersamaan dengan rasa kebas pada area tubuh yang terkena.

Rasa nyeri menjalar

Pada banyak kasus, rasa nyeri akibat saraf kejepit bisa menjalar hingga ke bagian tubuh lainnya. Jika mengalami saraf kejepit punggung, rasa sakitnya bisa menyebar hingga ke bagian punggung bawah, paha, lutut hingga kaki. Bahkan, terkadang juga bisa terasa pada area dada ataupun lengan.

Sulit menggerakkan anggota tubuh

Gejala lain dari saraf kejepit yaitu kelemahan pada otot atau sendi. Hal ini tentu akan membuat Anda kesulitan untuk bergerak atau bahkan sekedar bangun dari tempat tidur. Bahaya lain yang mengintai jika mengabaikan kondisi ini adalah kerusakan saraf permanen atau kelumpuhan.

Diagnosis dan Penanganan

Untuk memastikan bahwa Anda menderita saraf kejepit, dokter akan menanyakan riwayat penyakit dan melakukan pemeriksaan secara komprehensif. Pemeriksaan penunjang atau radiologis, seperti MRI juga diperlukan untuk menegakkan diagnosa.

Selanjutnya, ada beberapa metode pengobatan untuk mengatasi nyeri akibat saraf kejepit. Metode ini bisa Anda lakukan di Lamina Pain and Spine Center.

Fisioterapi

Fisioterapi bertujuan untuk meredakan nyeri punggung akibat saraf kejepit. Biasanya Anda akan mendapatkan panduan dari seorang fisioterapis untuk program latihan ataupun terapi modalitas lainnya yang telah terjadwal.  Di Lamina Rehab, kami memiliki layanan terapi fisik, TENS, Microwave Diathermy, dan Ultrasound untuk membantu menghilangkan rasa sakit karena saraf kejepit.

Terapi obat-obatan

Dokter umumnya akan memberikan obat jenis OAINS (obat antiinflamasi non steroid), seperti ibuprofen, meloxicam atau kalium diklofenak untuk meredakan nyeri punggung. Apabila nyeri terjadi akibat gangguan saraf maka dokter aan meresepkan obat-obatan anti kejang dan anti depresan.

Tindakan minimal invasif

Apabila metode penanganan tersebut tidak juga efektif menghilangkan nyeri dan bahkan nyerinya semakin memburuk, maka ada cara lain untuk mengatasinya yaitu dengan tindakan minimal invasif.

Prosedur ini bukanlah operasi besar (bedah terbuka) sehingga lebih dapat meminimalisir risiko. Keuntungannya yaitu waktu tindakan yang singkat, tidak merusak banyak jaringan, risiko perdarahan minimal, dan proses penyembuhan cepat.

Di Lamina Pain and Spine Center, pilihan untuk prosedur minimal invasif ini mencakup endoskopi Joimax, BESS, Laser PLDD, Radiofrekuensi Ablasi, St.Cox Catheter dan Epidural Steroid Injection (ESI).

Segera berkonsultasi dengan dokter kami dengan menghubungi Assistance Center Lamina pada nomor kontak yang tertera. Yuk, chat kami sekarang agar Anda bisa bebas dari nyeri dan beraktivitas kembali!

Baca juga: Radiofrekuensi Ablasi,Solusi Terkini Atasi Nyeri Punggung dengan Cepat dan Minim Risiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin   : 10:00 - 15:00
Rabu     : 10:00 - 14:00
Jumat  : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin   : 17:00 - 20:00
Rabu     : 17:00 - 20:00
Jumat   : 17:00 - 20:00
Sabtu   : 10:00 - 12:00


dr. Melsa aprima, SpPD

Rabu     : 15:00 - 18:00
Jumat     : 15:00 - 18:00


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Senin     : 13:00 - 15:00
Rabu     : 13:00 - 15:00


dr. Ratih Puspa, Sp.N

Selasa     : 17:00 - 20:00
Kamis     : 17:00 - 20:00