Endoscopy PECD – Perkembangan teknologi tidak dapat dihindari. Para pekerja juga mau tidakmau mengikuti perkembangan ini yang bisa dibilang dapat membuat Anda menjadi ketergantungan akan beberapa piranti seperti handphone dan laptop.

Kesibukan juga tidak dihiraukan lagi untuk menuntaskan pekerjaa. Tidak sadar sudah banyak waktu yang dihabiskan sambil menunduk saat menggunakan piranti tersebut.

Posisi leher yang salah saat menggunakan laptop atau handphone dapat memicu terjadinya nyeri pada tengkuk atau leher. Bahkan bila berlanjut dapat menimbulkan kesemutan yang menjalar dari bahu hingga tangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nyeri tersebut dapat disebabkan oleh saraf terjepit atau HNP (Herniated Nucleus Pulposus), yaitu penonjolan bantalan sendi di ruas leher yang dapat menyebabkan terjadinya jepitan saraf leher. Gejala yang dapat ditimbulkan meliputi nyeri pada tengkuk atau bagian belakang kepala, nyeri pada tulang belikat, kesemutan yang menjalar dari leher ke tangan, baal, atau bahkan hingga kelemahan pada bahu, siku, maupun jari.

Pada tahap jepitan yang lebih lanjut, meliputi gangguan keseimbangan, gangguan koordinasi gerak halus hingga kelumpuhan.

Penyebab lain saraf terjepit leher dapat berupa cedera (baik kecelakaan maupun olahraga), dan posisi tubuh yang tidak baik dalam waktu lama, serta tumor.

Sekarang penderita saraf terjepit leher di Indonesia tidak perlu lagi ke luar negeri untuk mengatasinya.

Teknologi terkini percutaneous endoscopic cervical discectomy (PECD) sudah dapat dilakukan. Salah satunya di Lamina Pain and Spine Center.

Harapan kesembuhan dengan teknologi PECD ini menjadi lebih baik dibandingkan dengan teknik sebelumnya, misalnya ACDF (anterior cervical discectomy and fusion).

Teknik PECD atau endoscopy leher ini merupakan teknik minimal invasive yang hanya memerlukan sayatan kecil sekitar 7 mm, menggunakan alat endoscopy berupa tabung yang dihubungkan dengan kamera dan monitor, sehingga saraf dapat terlihat sangat jelas.

Mengobati jepitan saraf di area leher (servikal) dengan teknologi endoscopy PECD dilakukan untuk menghilangkan penonjolan bantalan sendi yang menjepit saraf tulang belakang, sebagai biang keladi nyeri.

Lamina Pain and Spine Center memiliki beberapa dokter bedah saraf yang berpengalaman melakukan PECD.

Dibandingkan dengan berobat ke luar negeri yang tentu saja memerlukan biaya tambahan lainnya, seperti tiket pesawat, hotel, dan lainnya, biaya PECD di Lamina Pain and Spine Center akan jauh lebih hemat.

Bila dari hasil pemeriksaan fisik maupun pemeriksan penunjang lainnya (seperti rontgen, MRI) tampak ada saraf terjepit di area leher, gejalanya yang timbul antara lain nyeri di leher yang menjalar hingga pundak, lengan hingga ke jari tangan. Disertai dengan kebas, kesemutan, mati rasa/baal, cedera/jatuh, sering menunduk, kegemukan atau obesitas merupakan beberapa faktor yang menjadi penyebab saraf kejepit di leher.

Tim bedah saraf di Lamina Pain and Spine Center berpengalaman dalam melakukan endoscopy PECD yang hanya memerlukan sayatan sekitar 7 mm, dengan pemulihan lebih cepat.

Lamina Pain and Spine Center juga berinvestasi pada alat teknologi ini karena alat ini berasal dari Jerman yang tidak diragukan lagi kualitasnya apalagi ditambah dengan pengalaman para pakar nyeri dan tulang belakang kami di Lamina Pain and Spine Center.

Pasien sering takut untuk operasi saraf terjepit karena dikhawatirkan akan terjadi risiko kelumpuhan. Dengan teknik operasi PECD, risiko tersebut menjadi minimal. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan kami di 021-7919 6999.

Bahkan jika Anda dari luar kota sekalipun kami juga memiliki pelayanan antar jemput dengan ambulans dengan harga terjangkau. Akomodasi terdekat dengan Lamina Pain and Spine Center juga akan kami bantu.


Chat Via Whatsapp

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini