Apa Penyebab Saraf Kejepit di Pinggang Belakang? Cari Tahu Di Sini Yuk!

Saraf kejepit di pinggang belakang terjadi karena adanya bantalan ruas tulang belakang (nucleous pulposus) bergeser atau menonjol keluar sehingga menekan saraf tulang belakang.  Gangguan ini menimbulkan gejala berupa rasa nyeri di bagian pinggang ataupun di punggung bawah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa sakit berkepanjangan dan terus-menerus yang akan berdampak pada kualitas hidup Anda.

Biasanya penderita saraf kejepit ini berusia antara 30-50 tahun ke atas. Hal ini terjadi karena pertambahan usia sehingga tulang belakang saling menekan dan lama kelamaan diskus tulang belakang mengalami degenerasi.

Lantas, apa saja gejalanya dan apakah saraf kejepit di pinggang ini dapat sembuh? Simak penjelasannya berikut.

Mengapa Anda Mengalami Saraf Kejepit di Pinggang?

Ilustrasi penderita saraf kejepit di pinggang belakang

Menurut pakar nyeri dan tulang belakang, dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS, ada beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab saraf kejepit, yaitu:

  • Cedera atau trauma
  • Herniasi Diskus
  • Rheumatoid arthritis
  • Bone spurs karena osteoarthritis
  • Postur tubuh yang tidak tepat
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Aktivitas berulang seperti berolahraga
  • Kondisi lainnya seperti menderita tumor atau infeksi

Penyebab utama saraf kejepit di pinggang belakang adalah herniasi diskus. Kondisi ini terjadi karena adanya kerusakan di tulang belakang, penuaan maupun penggunaan berulang dan terus menerus.

Berikut video tentang saraf kejepit oleh dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS:

Gejala Umum yang Sering Terasa

Saraf yang terjepit oleh tulang, otot, maupun jaringan di sekitarnya dapat menyebabkan fungsi saraf terganggu dan menimbulkan gejala nyeri, baal/ kebas, kesemutan bahkan lemahnya otot.

Gejala umum lainnya yang sering terasa, seperti:

  • Nyeri punggung bawah yang berlangsung lama
  • Nyeri yang menjalar hingga ke area bokong, tungkai, hingga kaki.
  • Otot terasa kaku
  • Munculnya sensasi nyeri seperti tertusuk jarum, terbakar maupun kesemutan
  • Kelemahan otot
  • Kebas/ baal
  • Hilangnya refleks pada bagian yang terkena

Apakah Saraf Kejepit di Pinggang Bisa Sembuh?

Penanganan saraf kejepit pada pinggang biasanya dilihat dari seberapa parah gejalanya dan berapa lama waktu berlangsungnya. Dokter umumnya akan menyarankan pasien untuk penanganan non bedah untuk meredakan gejala.

Penanganan konservatif tersebut antara lain beristirahat dengan cukup, tidak melakukan aktivitas berat, pemberian obat anti radang dan anti nyeri, injeksi steroid, menggunakan korset lumbal maupun terapi fisik.

Apabila Anda masih merasakan gejala nyeri yang semakin memburuk dan berlangsung lama maka dokter akan merekomendasikan untuk melakukan tindakan bedah/ operasi. Namun, sebagian orang masih merasa takut untuk melakukan operasi saraf kejepit karena khawatir bisa menyebabkan kelumpuhan.  

Kini Anda tak perlu lagi khawatir, karena di Klinik Lamina Pain and Spine Center memiliki tim dokter spesialis bedah saraf berpengalaman dan profesional dalam menangani masalah nyeri dan tulang belakang.

Dengan teknologi yang semakin canggih, Lamina Pain and Spine Center menggunakan teknologi laser PLDD (Percutaneous Laser Disc Decompression). PLDD adalah salah satu tindakan minimal invasif dengan cara menyuntikkan jarum yang diarahkan ke bantalan tulang yang menonjol. Selanjutnya kabel fiber optic akan dialirkan laser (1200 Joule). Panas tersebut berfungsi untuk menyusutkan bantalan tulang yang menonjol sehingga dapat kembali ke bentuk normal dan saraf tidak terjepit kembali.

Keunggulan laser PLDD yaitu proses tindakan yang lebih singkat, minim risiko cedera otot dan pendarahan, sayatan kecil sekitar 7 mm, dan masa pemulihan pasca-tindakan relatif cepat.

Selain itu pasien hanya memerlukan bius lokal sehingga bisa langsung pulang tanpa rawat inap setelah dokter melakukan observasi pasca-tindakan. Tingkat keberhasilan tindakan dengan laser PLDD ini pun cukup tinggi mencapai 80-90%.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai metode pengobatan saraf kejepit dan nyeri tulang belakang lainnya, silakan menghubungi nomor whatsapp 0811-1443-599 atau hubungi Call Center Lamina di 021-7919 6999! Atau juga bisa berkonsultasi langsung ke Klinik Lamina Pain and Spine Center terdekat dari lokasi Anda tinggal.

Baca juga: Hati-hati, Sering Kesemutan Bisa Menjadi Tanda Saraf Kejepit!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Selasa   : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin   : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat     : 16:00 - Selesai


dr. Melsa aprima, SpPD

Rabu     : 15:00 - 18:00
Jumat     : 15:00 - 18:00


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Senin     : 13:00 - 15:00
Rabu     : 13:00 - 15:00


dr. Ratih Puspa, Sp.N

Selasa     : 17:00 - 20:00
Kamis     : 17:00 - 20:00