Mengenal Teknologi PLDD untuk Pengobatan Nyeri Pinggang

PLDD atau Percutaneous Laser Disc Decompression, merupakan teknologi terkini untuk pengobatan nyeri pinggang. Sebagai tindakan minimal invasif, PLDD dilakukan tanpa pembedahan dan lebih minim risiko, sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi penderita nyeri pinggang.

Penyebab Nyeri Pinggang

Nyeri pinggang dapat terjadi akibat faktor usia, cedera, radang sendi atau kondisi lainnya seperti infeksi tulang belakang, tumor, maupun saraf kejepit

Rasa nyeri di pinggang yang terjadi karena saraf terjepit sebaiknya jangan diabaikan begitu saja tanpa penanganan. Saraf kejepit adalah kondisi yang terjadi akibat menonjolnya bantalan tulang di ruas tulang belakang dan menekan saraf di sekitarnya.  Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti nyeri menjalar, kebas, kesemutan, sampai melemahnya otot dan sendi di bagian pinggang. 

Baca juga: Jangan Abaikan Nyeri Pinggang Belakang Bawah, Kenali Gejalanya!

Penanganan Nyeri Pinggang Akibat Saraf Kejepit

Salah satu pengobatan yang tepat untuk nyeri pinggang kronis akibat saraf kejepit yaitu dengan metode PLDD. PLDD atau Percutaneous Laser Disc Decompression bekerja dengan menggunakan sinar laser yang disuntikkan ke area bantalan tulang yang menonjol dan menekan saraf. Dengan panduan alat C-arm berteknologi tinggi, dokter dapat lebih mudah mengarahkan jarum PLDD untuk masuk ke bagian tulang belakang yang mengalami jepitan saraf. Teknologi C-arm terbukti aman dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga cocok digunakan saat prosedur PLDD dilakukan. 

Tujuan PLDD yaitu untuk menciutkan atau mengempiskan bantalan tulang yang menonjol sehingga tidak lagi menekan saraf dan jaringan lain di sekitarnya. Jika tonjolan sudah mengecil, maka rasa nyeri akan hilang, dan kondisi nyeri pinggang Anda akan membaik.

Prosedur PLDD

Berikut ini adalah beberapa gambaran prosedur PLDD, antara lain:

  • Pasien tidak perlu berpuasa sebelum tindakan
  • Posisi pasien akan berbaring tengkurap di meja operasi
  • Dokter akan membuat titik-titik untuk masuknya jarum PLDD, tergantung apakah 1/2/3 level
  • Pemberian aseptik dan antiseptik di area tindakan
  • Dokter mulai melakukan penyuntikkan anestesi lokal di titik lokasi dan memasukan jarum kecil ke area bantalan yang menonjol dengan panduan alat C-arm
  • Dokter akan menghubungkan jarum dengan alat laser untuk proses heating hingga 1200 Joule untuk menciutkan tonjolan bantalan tulang
  • Tindakan selesai

Kelebihan PLDD

Inilah kelebihan prosedur PLDD:

  • Merupakan tindakan minimal invasif
  • Hanya bius lokal
  • Waktu tindakan relatif singkat
  • Tidak merusak jaringan lain di sekitarnya
  • Risiko perdarahan minimal
  • Tanpa rawat inap
  • Tingkat keberhasilan tindakan mencapai 95%
  • Bisa langsung pulang jika tidak ada keluhan setelah tindakan

Teknik PLDD ini telah digunakan oleh beberapa pusat pelayanan kesehatan di dunia, khususnya untuk pengobatan masalah tulang belakang. Di Indonesia sendiri, Lamina Pain and Spine Center menggunakan metode PLDD untuk mengatasi masalah nyeri pinggang, nyeri leher, dan saraf kejepit. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PLDD, silakan hubungi Assistance Center Lamina di nomor 021-7919-6999 atau chat via whatsapp ke 0811 1443 599. Jika memiliki keluhan nyeri pinggang, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis bedah saraf kami untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. 

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin   : 10:00 - 15:00
Rabu     : 10:00 - 14:00
Jumat  : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin   : 17:00 - 20:00
Rabu     : 17:00 - 20:00
Jumat   : 17:00 - 20:00
Sabtu   : 10:00 - 12:00


dr. Melsa aprima, SpPD

Rabu     : 15:00 - 18:00
Jumat     : 15:00 - 18:00


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Senin     : 13:00 - 15:00
Rabu     : 13:00 - 15:00


dr. Ratih Puspa, Sp.N

Selasa     : 17:00 - 20:00
Kamis     : 17:00 - 20:00