Waspada! Patah Tulang Belakang Ternyata Bisa Sebabkan Kelumpuhan

Tahukah Anda bahwa patah tulang belakang merupakan kondisi serius yang bisa sebabkan kelumpuhan pada tubuh?. Patah tulang belakang atau fraktur intervertebra terjadi karena adanya gangguan atau kerusakan pada tulang belakang akibat cedera berolahraga, kecelakaan, atau mengalami kekerasan fisik. Kondisi kesehatan lain juga mungkin memicu fraktur, seperti osteoporosis, tumor atau kanker tulang belakang. Lantas, apa bahayanya dan bagaimana mengatasinya? Simak penjelasan selengkapnya berikut. 

Faktor Risiko Patah Tulang Belakang

Setiap orang sebenarnya berisiko mengalami patah tulang belakang. Akan tetapi, pada beberapa kasus, terdapat faktor risiko yang membuat seseorang lebih rentan terkena fraktur intervertebra. 

Berikut faktor risikonya: 

  • Orang berusia lanjut (lansia), akibat kurangnya keseimbangan tubuh sehingga mudah terjatuh atau karena pengeroposan tulang (osteoporosis)
  • Berjenis kelamin wanita, terutama yang sudah memasuki masa menopause risikonya menjadi lebih tinggi
  • Pekerjaan atau aktivitas fisik yang berat dapat memberi tekanan berlebih pada tulang belakang. Apalagi jika Anda mengangkat beban berat dengan posisi yang tidak tepat. 

Gejalanya

Gejala yang muncul mungkin berbeda pada setiap orang. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi kesehatannya, tingkat keparahan dan lokasi fraktur.  

Beberapa gejala yang harus diwaspadai yaitu mencakup: 

  • Rasa nyeri hebat di area punggung, terutama saat melakukan aktivitas
  • Muncul pembengkakan di area fraktur
  • Mengalami kesulitan menggerakkan anggota tubuh terutama punggung atau pinggang
  • Sakit ketika berjalan atau berdiri
  • Perubahan bentuk atau deformitas pada tulang belakang yang terlihat seperti melengkung
  • Kekakuan pada otot punggung
  • Mati rasa dan kesemutan
  • Kelemahan anggota gerak tubuh

Gejala kebas, kesemutan atau melemahnya otot tubuh seringkali terjadi karena patah tulang belakang telah memengaruhi fungsi saraf tulang belakang. Kondisi yang tak segera tertangani dapat menyebabkan kelumpuhan setengah tubuh (paraplegia) atau pada tiga bagian tubuh (triplegia).

Cara Mencegah Patah Tulang Belakang

Untuk mengurangi faktor risikonya, Anda bisa mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi kalsium dan vitamin D. Cobalah juga memulai hari dengan berolahraga secara rutin dan hentikan kebiasaan merokok atau mengonsumsi alkohol. Selain itu, bagi Anda yang berusia muda sebaiknya lebih berhati-hati saat berolahraga dan lakukan pemanasan dengan cara yang benar untuk mencegah cedera. 

Kapan Anda Sebaiknya ke Dokter?

Apabila rasa nyeri yang Anda rasakan semakin memburuk sampai membuat kesulitan bergerak, segeralah periksakan diri ke Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan mendiagnosa penyakit berdasarkan riwayat kesehatan sebelumnya dan melakukan pemeriksaan fisik. Untuk memastikan kondisi pasien, dokter juga memerlukan pemeriksaan penunjang, seperti Rontgen, CT-scan  dan MRI. 

Patah tulang belakang biasanya tidak membaik dengan terapi konservatif seperti obat anti nyeri atau rehabilitasi medik. Maka, pengobatan yang lebih efektif yakni dengan baloon kyphoplasty.

Cara Kerja Kyphoplasty

Prosedur ini bukan merupakan tindakan bedah melainkan minimal invasif yang lebih minim risiko. Pada tahap awal, dokter akan memberikan bius lokal di area insisi. Kemudian membuat insisi atau sayatan kecil guna menyuntikkan jarum khusus beserta balon ke rongga tulang belakang tepat di lokasi fraktur. 

Ketika jarum sudah masuk, dokter akan mengembangkan balon yang berfungsi untuk menciptakan ruang di lokasi bedah, kemudian mengempiskan dan mengeluarkannya. Lalu, semen khusus disuntikkan ke area fraktur dengan alat khusus bertekanan rendah. Semen tersebut akan langsung mengeras sehingga tulang yang patah bisa kembali ke posisinya semula dan bertahan sangat lama. 

Kyphoplasty lebih aman karena risiko perdarahan yang minimal, waktu tindakan relatif singkat, tanpa rawat inap dan masa penyembuhan yang lebih cepat dari operasi besar. 

Bagi Anda yang memiliki keluhan patah tulang belakang, bisa berkonsultasi langsung dengan dr. Mahdian Nur Nasution, Sp. BS, dokter spesialis bedah saraf di Lamina Pain and Spine Center. Hubungi Assistance Center kami di nomor ​021-7919-6999 atau chat via whatsapp ke 0811-1443-599.

Yuk, tonton juga video testimoni pasien patah tulang belakang di Lamina yang sembuh dengan prosedur kyphoplasty!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin   : 10:00 - 15:00
Rabu     : 10:00 - 14:00
Jumat  : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin   : 17:00 - 20:00
Rabu     : 17:00 - 20:00
Jumat   : 17:00 - 20:00
Sabtu   : 10:00 - 12:00


dr. Melsa aprima, SpPD

Rabu     : 15:00 - 18:00
Jumat     : 15:00 - 18:00


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Senin     : 13:00 - 15:00
Rabu     : 13:00 - 15:00


dr. Ratih Puspa, Sp.N

Selasa     : 17:00 - 20:00
Kamis     : 17:00 - 20:00