Nyeri leher

Nyeri Leher: Penyebab dan Penanganan Sederhananya

JAKARTA — Nyeri leher kini semakin sering jadi keluhan sebagian masyarakat modern.

Tak heran ada sampai ada yang menjuluki keluhan ini sebagai endemi. Sebagian besar karena penggunaan ponsel atau gadget dengan postur tubuh yang salah. Padahal penanganannya bisa sederhana.

Masalahnya meski kasusnya dengan mudah ditemukan, penyebab nyeri leher tidak semua orang mengetahui.

Penyebabnya juga bisa sangat beragam. Diduga setidaknya sekali dalam seumur hidup tiap orang pernah mengalaminya.

Informasi & Pendaftaran Telepon 021-7919-6999

Nyeri leher bisa disebabkan banyak hal termasuk juga cedera, masalah mekanikal atau otot leher, saraf kejepit atau arthritis.

Berikut Beberapa Penyebab Nyeri Leher

– Trauma atau cedera.
– Kecemasan atau stres.
– Tidur atau duduk dengan posisi yang aneh atau salah.
– Penggunaan gadget terlalu lama, seperti komputer, tablet dan ponsel.
– Disk atau bantalan sendi leher yang meleset.
– Pengeroposan tulang atau osteoporosis.
– Pertumbuhan bentuk tulang belakang yang tak natural (skoliosis)
– Kerusakan struktural karena tumor atau infeksi.
– Rasa nyeri atau panas, kejutan karena efek kecelakaan lalu lintas yang bisa menyerang selama beberapa bulan.

Bagaimana Nyeri Leher Dirasakan oleh Pasien?

Nyeri leher adalah rasa tak nyaman di bagian leher, yang bisa menyebar sampai ke lengan, tangan dan tulang selangka atau bahkan ke kepala. Inilah mengapa ada yang mengalami rasa sakit kepala, baik di satu bagian — kiri atau kanan — atau keduanya .

Otot di leher adalah otot paling mudah kaku, dan keras sat disentuh. Nyeri yang akut bisa menimbulkan postur yang  abnormal. Misalnya saja kepala jadi cenderung ke satu sisi atau yang disebut dengan torticolis.

Nyeri di dasar tulang tengkorak kepala biasanya akan diikuti oleh rasa lemah di bahu, lengan dan mungkin rasa sedikit kebas di lengan dan jari.

Bagaimana Nyeri Leher Bisa Diredakan?

Meski serangan nyeri leher sedang berlangsung dan membuat tak nyaman, cobalah untuk tetap bergerak aktif sebisa mungkin. Lakukan aktivitas normal biasa.

Nyeri leher tidak mengharuskan seseorang untuk beristirahat total. Karena umumnya nyeri leher tidak mengharuskan istirahat total. Belum lagi biasanya nyeri ini bisa hilang dengan sendirinya dalam hitungan pekan.

Untuk penanganan nyeri leher sederhana Anda bisa mencoba beberapa hal berikut:

– Mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti ibuprofen.
– Kompres panas dan atau dingin. Mulai dengan dengan kompres dingin di hari pertama, lalu kompres panas di hari berikutnya.
– Tetap berusaha aktif bergerak, namun hindari latihan high impact.
– Cukup tidur dan istirahat.
– Peregangan otot leher. Lakukan latihan gerakan leher perlahan dari kiri ke kanan berulang-ulang.
– Mintalah orang terdekat Anda atau terapis memijat lembut area yang sakit.
– Jika nyeri sendi telah lama berlangsung, berkonsultasilah dengan dokter ahli.

Nyeri ini  sangat tergantung pada penyebab rasa nyeri.

Namun tak semua pengidap nyeri sendi bisa dengan cepat-cepat sembuh.

Orang-orang dengan leher yang lemah, cenderung lebih mudah terkena masalah leher.

Olahraga yang dititikberatkan pada penguatan bagian tubuh ini akan sangat bermanfaat.

Jika nyeri leher Anda berhubungan dengan kebiasaan hidup yang tak aktif bergerak atau Anda terbiasa untuk menghabiskan banyak waktu di meja kerja, ada baiknya Anda mereview ulang tentang posisi duduk dengan postur terbaik.

Cari waktu untuk beristirahat sejenak dan batasi waktu untuk menatap layar komputer. (berbagai sumber)

Informasi & Pendaftaran Telepon 021-7919-6999

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Tanya Jawab Via Telp