Postur tubuh yang salah saat bekerja atau menggunakan gadget.

Postur Tubuh yang Salah Saat Bekerja Membahayakan Leher

0Shares

JAKARTA — Postur tubuh yang salah saat bekerja dengan komputer diketahui bisa menyebabkan leher kaku dan nyeri punggung.

Sebagian besar dari kita secara insting cenderung duduk dengan condong ke depan untuk bisa melihat layar komputer lebih jelas. Sayangnya hal ini jarang disadari bahwa ini adalah postur yang buruk bagi kesehatan tulang belakang.

Para peneliti di San Fransisco State University menyebut posisi condong ke depan ini akan menekan leher. Akibatnya orang jadi mudah kelelahan, sakit kepala, konsentrasi memburuk dan mengalami kekakuan otot. Gejala nyerinya bisa muncul hanya dalam hitungan menit saja.

Jika postur Anda tegak dan lurus saat bekerja, otot di bagian punggung akan dengan mudah ikut mendukung berat kepala dan leher yang bisa mencapai 5,5 kilogram.

Namun jika kepala Anda berada dalam posisi 45 derajat, leher Anda akan berada dalam posisi tumpuan atau tuas yang mengangkat beban berat. Sementara beban jadi semakin berat yang harus diangkat otot leher, sekitar 20 kilogram. Maka tak heran jika leher dan punggung jadi terasa kaku.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti meminta 87 mahasiswa untuk duduk tegak dengan posisi kepala sejajar dengan leher dan meminta mereka untuk menggerakan kepala.

Kemudia para mahasiswa diminta untuk mengerutkan atau memendekan leher dan menonjolkan kepala ke depan dalam beberapa waktu. Hasilnya 92 persen mengatakan mereka lebih bisa menggerakan kepala lebih jauh saat posisi kepala lurus dengan leher.

Dalam tes kedua, 125 mahasiswa diminta memendekan leher selama 30 detik. Hasilnya 98 persen menyatakan rasa sakit di kepala, leher atau mata. Ini mengejutkan para mahasiswa karena tak menduga hanya dalam hitungan detik keluhan nyeri bisa muncul.

Cara Mengatasi Postur Tubuh yang Salah saat Bekerja

Nah, ada dua cara untuk mencegah gerakan tanpa sadar memendekkan kepala atau mencondongkan kepala ke layar komputer saat bekerja.

Pertama dengan membesarkan font huruf di layar komputer atau menggunakan kacamata khusus membaca.

Kedua, Anda harus memastikan posisi layar sejajar dengan mata Anda. Ini bisa mencegah godaan untuk mencondongkan kepala ke layar.

Jadi saat Anda merasa sakit kepala, leher atau punggung usai kerja dengan komputer, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek postur Anda. Caranya dengan mencoba menggerak-gerakan kepala. Jika terasa kaku mungkin memang Anda berada dalam postur tubuh yang salah.

Penelitian terakhir dari University of Nevada Las Vegas menemukan 60 persen mahasiswa yang mengeluhkan nyeri leher dan bahu adalah karena terbiasa  dengan postur tubuh yang salah, yakni membungkuk saat menggunakan tablet atau gadget lainnya.

Perempuan disebutkan dua kali lebih mungkin terserang keluhan nyeri leher dan bahu ini dibanding pria saat sama-sama menggunakan gadget.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan leher, bahu dan tulang belakang terkait penggunaan gadget Anda bisa menghubungi Klinik Nyeri dan Tulang Belakang di Whatsapp konsultasi gratis dengan nomor 0812 8281 8473 .(berbagai sumber)

Lamina

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini