kesemutan

25 Penyebab Kesemutan dan Kebas

Kesemutan dan kebas, atau mati rasa pernah sesekali Anda rasakan. Misalnya pada lengan setelah tertindih saat tertidur atau kaki setelah duduk dengan posisi ditekuk cukup lama.

Rasanya mungkin digambarkan seperti ditusuk-tusuk jarum, terbakar, yang kadang disertai kebas/baal/mati rasa, sedikit nyeri dan kelemahan di tangan atau kaki.

Kesemutan dan kebas dapat disebabkan oleh berbagai faktor atau kondisi, misalnya tekanan, cedera atau kerusakan pada saraf.

Penyebabnya terbagi ke dalam 5 kategori:

  • Penyebab tersering
  • Penyakit autoimun
  • Penyakit infeksi
  • Kondisi lainnya
  • Penyebab lain namun jarang

Penyebab Kesemutan dan Kebas

Berikut 25 kondisi yang berpotensi menimbulkan kesemutan dan kebas di beberapa area tubuh:

Penyebab Tersering Kesemutan dan Kebas

1.Neuropati diabetes. Neuropati ini juga banyak jenisnya, dan kerusakan saraf yang menyerang lengan dan kaki disebut dengan neuropati perifer. Pada diabetes, kerusakan saraf ini disebabkan oleh kadar gula yang terlalu tinggi dan tidak dikontrol dengan baik yang juga merusak pembuluh darah yang memperdarahi persarafan. Bila saraf tidak mendapat asupan oksigen yang cukup, fungsinya akan terganggu sehingga timbullah kesemutan.

2.Kekurangan atau defisiensi vitamin. Beberapa vitamin yang berperan dalam kesehatan persarafan adalah vitamin B12, B6, B1, dan vitamin E. Kekurangan vitamin ini bisa menimbulkan kesemutan kebas di tangan dan kaki.

3.Syaraf kejepit akibat terjepitnya saraf baik di ruas tulang belakang, lengan hingga pergelangan tangan. Penyebabnya antara lain cedera, gerakan berulang, dan peradangan. Jepitan saraf di area punggung bawah atau pinggang, rasa kesemutan dan kebas ini dapat menjalar hingga paha dan telapak kaki.

4.Carpal tunnel syndrome (CTS) yang akan terjadi bila saraf median di pergelangan tangan terjepit. Cedera, gerakan berulang dalam waktu lama dan peradangan bisa menyebabkan CTS dan kesemutan di telapak tangan.

5.Gagal ginjal yang terjadi bila ginjal tidak lagi bekerja dengan normal sehingga berisiko menimbulkan cairan dan zat yang tidak terpakai tubuh menumpuk sehingga merusak saraf. Kesemutan dapat terasa di tungkai bawah, paha hingga telapak kaki.

6.Kehamilan. Akibat membesarnya rahim menjadi lebih berat dan bengkak pada kaki/tangan kemungkinan menekan saraf di area pergelangan tangan, punggung, tungkai bawah, paha, dan bokong sehingga timbul kesemutan dan kebas. Kesemutan pada tangan dan kaki biasanya menghilang setelah melahirkan.

7.Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antihipertensi, antikonvulsan

Penyakit Autoimun

Dalam kondisi normal, sistem imun tubuh dapat melindungi tubuh dari serangan benda asing. Namun terkadang sistem imun ini justru menyerang sel-sel tubuh Anda sendiri.

8.Rheumatoid arthtritis menyebabkan bengkak dan nyeri pada sendi-sendi, terutama pergelangan tangan dan telapak tangan, namun juga bisa mengenai bagian tubuh lain seperti pergelangan kaki dan telapak kaki. Inflamasi yang berlangsung dalam penyakit ini dapat menekan saraf sehingga timbul kesemutan.

9.Multiple sclerosis, kerusakan lapisan pelindung sel saraf atau myelin sehingga memicu timbulnya kerusakan saraf. Gejala yang ditimbulkan MS antara lain kesemutan atau kebas di lengan, kaki dan wajah.

10.Lupus, menyebabkan peradangan di beberapa bagian tubuh, seperti kulit, sendi, ginjal, otak serta sistem saraf.

11.Penyakit celiac, menyerang saluran cerna akibat mengonsumsi gluten. Pada sebagian besar penderitanya mengalami gejala neuropati seperti kesemutan di tangan dan kaki.

Penyakit Infeksi

Infeksi terjadi bila ada benda asing memasuki tubuh, seperti bakteri, virus, dan jamur.

12.Penyakit Lyme, disebabkan oleh gigitan kutu jenis tertentu. Bila tidak ditangani, dapat mengenai sistem saraf dan menimbulkan kesemutan di tangan dan kaki.

13.Herpes (shingles) yang menimbulkan tanda ruam kulit sangat nyeri (disertai lepuhan) akibat reaktivasi virus varicella-zoster yang ‘tidur’ di saraf-saraf orang yang pernah menderita cacar air. Biasanya ruam ini hanya mengenai satu sisi area wajah seperti telapak tangan, lengan, tungkai dan telapak kaki dan terasa kesemutan atau baal.

14.Hepatitis B dan C yang disebabkan oleh virus hepatitis yang memicu timbulnya infeksi pada hati dan neuropati perifer.

15.HIV atau AIDS yang bila mencapai tahap akhir infeksi HIV, dapat mengenai sistem saraf termasuk saraf di tangan dan kaki sehingga timbul kesemutan, kebas dan nyeri.

16.Lepra atau kusta, akibat infeksi oleh bakteri Mycobacterium leprae mengenai kulit, saraf, dan saluran pernapasan.

Kondisi Lainnya

17.Hipotiroid (kekurangan hormon tiroid) yang tidak ditangani kadangkala dapat menyebabkan kerusakan saraf sehingga timbul kesemutan dan kebas.

18.Paparan zat beracun (misalnya merkuri, arsenik, etilen glikol) bersifat neurotoksin yang dapat mencederai sistem saraf dan gejalanya beragam yang salah satunya kesemutan di tangan dan kaki.

19.Fibromyalgia (nyeri pada otot) dapat disertai dengan sakit kepala, masalah pada saluran cerna, dan kesemutan di tangan dan kaki.

20.Kista ganglion, yaitu benjolan yang berisi cairan dan sering timbul di persendian, terutama pergelangan tangan. Benjolan ini dapat menekan jaringan saraf sekitar sehingga timbul kesemutan di tangan dan jarinya.

kista ganglion

kista ganglion

21.Spondilosis servikal (cervical spondylosis) adalah perubahan degeneratif sesuai dengan proses penuaan yang bisa terjadi di ruas tulang leher (servikal). Perubahan ini dapat menyebabkan hernia (menonjolnya bantalan di antara ruas tulang), dan osteoartritis. Bila perubahan ini menekan saraf di area leher, dapat menyebabkan nyeri leher disertai kesemutan dan kebas di lengan dan kaki.

22.Fenomena Raynaud menyebabkan spasme pembuluh darah sehingga memengaruhi aliran darah ke lengan dan kaki, menimbulkan kesemutan dan mati rasa.

23.Neuropati akibat minuman beralkohol memicu terjadinya neuropati perifer, sehingga timbullah kesemutan lengan dan kaki.

Penyebab Lain (Namun Jarang)

24.Vaskulitis, yaitu peradangan pembuluh darah yang menyebabkan perubahan dindingnya. Di beberapa jenis vasculitis bisa menyebabkan masalah pada saraf seperti kesemutan, kebas.

25.Sindrom Guillain-Barre dapat menyerang sistem saraf perifer yang mengendalikan pergerakan tubuh. Gejalanya meliputi kesemutan dan nyeri pada otot kaki dan tangan.

Jangan tunda lagi bila kesemutan dan kebas Anda juga disertai dengan:

  • Kelemahan otot atau kelumpuhan
  • Kesulitan berbicara
  • Pusing
  • Sakit kepala berat dan mendadak
  • Memburuk
  • Mengenai kedua sisi tubuh
  • Datang dan pergi
  • Timbul seiring dengan aktivitas harian, terutama yang memerlukan gerakan berulang

Dokter akan memberikan penanganan berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, radiologis.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini