Injeksi intraartikular

Injeksi Intraartikular, Bantu Obati Radang Sendi

Injeksi intraartikular atau injeksi sendi merupakan salah satu bentuk pengobatan tambahan untuk membantu mengatasi nyeri sendi akibat peradangan atau pengapuran sendi (osteoarthritis/OA).

Kurangnya aktivitas fisik yang disertai kelebihan berat badan berpotensi menimbulkan pembebanan sendi yang semakin besar, terutama sendi-sendi penyangga tubuh, khususnya sendi lutut.

Keadaan ini akan semakin buruk bila terjadi pada usia lanjut akibat terjadinya perubahan hormonal yang memicu semakin cepatnya proses degenerasi struktur persendian.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi Hp/WA 0812 8281 8473

 

Osteoartritis dan Dampaknya

OA adalah penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan:

  • Kerusakan kartilago (tulang rawan) sendi yang seringnya dialami oleh tulang belakang (vertebra), panggul, lutut, dan pergelangan kaki.
  • Dapat memberatkan kehidupan penderitanya karena dapat berisiko mengalami kesulitan hariannya, misalnya saat bangkit dari duduk, jongkok, berdiri, atau pun berjalan, naik-turun tangga, dan berbagai aktivitas yang terutama membebani lutut.
  • Ditandai dengan hilangnya lapisan tulang rawan (kartilago), terbentuknya taji tulang, perubahan pada membran sinovial dan meningkatnya cairan sinovial disertai dengan viskositas yang menurun sehingga tidak mampu lagi melumasi area tersebut.

Untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas hidup penderitanya, maka OA ini perlu mendapatkan terapi yang tepat untuk membantu:

  • Meredakan nyeri
  • Mengoptimalkan fungsi sendi
  • Mengurangi ketergantungan kepada orang lain
  • Menghambat progresivitas penyakit
  • Mencegah terjadinya komplikasi

Injeksi Intrartikular

Injeksi intraartikular

Injeksi intraartikular bantu atasi radang sendi

Bila OA Anda tidak respons dengan pengobatan sebelumnya, mungkin dokter akan memberikan pilihan terapi lainnya yaitu dengan injeksi intraartikular atau suntik.

Sebelum dilakukan penyuntikan injeksi intraartikular, area yang dituju akan dibersihkan dan diberikan anestesi lokal. Pada beberapa kasus, dokter akan menggunakan USG untuk membantu memandu arah jarum injeksi.

Atau pada kasus tertentu, sebelum injeksi intraartikular dokter mungkin akan menyedot sebagian cairan lutut terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan injeksi.

Pada dasarnya ada dua jenis suntikan/ injeksi intraartikular yang dapat membantu mengatasi OA. Yakni dengan injeksi intraartikular steroid dan viscosuplementasi dengan asam hyaluronat.

1. Injeksi steroid

Diberikan jika ada satu atau dua sendi yang mengalami nyeri dan inflamasi yang kurang responsif terhadap pemberian obat anti nyeri (obat anti inflamasi non steroid/ OAINS) atau penderitanya tak dapat minum obat ini atau adanya penyakit tertentu yang kontra indikasi terhadap pemberian OAINS ini.

Injeksi steroid ini dapat membantu meredakan nyeri dan bengkak serta membantu memperbaiki mobilitas sendi. Namun ada beberapa kondisi yang kontra indikasi untuk diberikan injeksi steroid, antara lain:

  • Adanya fraktur
  • Alergi terhadap obat ini
  • Kehamilan atau menyusui
  • Adanya infeksi sistemik yang masih berlangsung

2. Injeksi dengan asam hyaluronat (viscosuplementasi)

Asam hyaluronat yang di suntik kan dapat menggantikan asam hyaluronat alami sehingga dapat mencegah tulang saling bergesekan yang menimbulkan nyeri.

Injeksi ini bermanfaat dalam memperbaiki viskositas cairan sinovial sendi dan berperan dalam pembentukan matriks tulang rawan melalui agregasi dengan proteoglikan serta membantu proses perbaikan tulang rawan. Namun perlu di informasi kan kepada dokter bila Anda alergi dengan bahan dasar hyaluronan, misalnya alergi terhadap telur.

Sebuah studi yang dipublikasikan di konferensi European League Against Rheumatism (EULAR, 2019) menemukan ada beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan atau tidak ada perbaikan dengan injeksi asam hyaluronat ini, yaitu obesitas (kelebihan berat badan), radang sendi yang berat, dan usia lebih dari 65 tahun.

Manfaat asam hyaluronat ini jangka panjang dan membantu mengendalikan gejala klinis lebih lama.

Pasca Injeksi Intraartikular

Setelah tindakan injeksi intraartikular, dokter akan menyarankan Anda:

  1.  Istirahat 12-24 jam
  2. Mengurangi kegiatan yang membebani lutut, misalnya squat, jongkok, naik turun tangga
  3. Mengurangi aktivitas olahraga
  4. Tidak boleh mengangkat beban berat
  5. Melakukan fisioterapi sesuai dengan program yang disusun oleh dokter secara teratur

Bila terasa nyeri atau terasa panas pada titik injeksi intraartikular, bisa dilakukan kompres dingin dan tetap mengistirahatkan sendi tersebut.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi Hp/WA 0812 8281 8473

 

Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi care line officer Lamina Pain and Spine Center melalui Hp/WA tertera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini