Gejala Saraf Terjepit Mulai Dari Nyeri Tak Biasa

Gejala saraf terjepit yang paling umum adalah munculnya rasa nyeri pada bagian yang tekena. Saraf terjepit (HNP) merupakan kondisi adanya jaringan pada sekitar saraf yang tertekan hingga ke akar dan menyebabkan rasa sakit, mati rasa dan juga kesemutan pada bagian area tubuh.

Saraf terjepit umumnya terjadi pada bagian leher atau radikulopati serviks, bagian punggung tengah atau radikulopati toraks dan bagian punggung bawah atau radikulopati lumbal. Selain pada bagian tubuh tersebut, saraf kejepit juga banyak terjadi pada bagian tangan, siku dan pergelangan tangan.

Gangguan ini bisa terjadi pada semua umur. Namun, saat ini memang penyakit ini banyak terjadi pada mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Ini terjadi karena umumnya pada umur tersebut, banyak yang mengalami radang sendi dan degenerasi pada tulang belakang serta bagian tubuh lain. 

Apa aja sih gejala saraf terjepit?

1. Rasa nyeri yang menyebar

Timbulnya rasa sakit yang menyebar pada sepanjang jalur saraf yang memasok sensasi atau gerakan adalah gejala saraf terjepit. Jika terjadi pada bagian leher, maka saraf akan terasa nyeri hingga ke bagian bahu, lengan, tangan dan juga jari. Umumnya penderita  merasakan sensasi, tajam, terbakar ataupun sakit. 

Kemudian, linu panggul yang menggambarkan serangkaian gejala bisa terjadi saat saraf siatik besar pada tulang belakang lumbal mengalami dikompresi. Tanda khusus terjadinya linu pada bagian pinggul adalah sensasi nyeri satu sisi yang menyebar mulai dari punggung bawah ke bagian bokong, belakang paha, betik hingga kaki. 

Pada penderita HNP bagian punggung bawah, penderita bisa merasakan sakit saat duduk atau berdiri yang lama. Hal ini karena terjadi tekanan pada bagian tulang belakang dan juga saraf. Selain itu penderita juga bisa merasakan sakit secara tiba-tiba dan menusuk selama melakukan gerakan kuat seperti, batuk, bersin, dan juga tertawa. 

1. Mati rasa

Tanda sederhana terjadinya saraf terjepit adalah terasa mati rasa atau kehilangan sensasi pada area tubuh yang terkena saraf terjepit. Kemudian, jika kamu memiliki saraf terjepit pada bagian leher, mati rasa yang terasa pada bagian bahu, lengan tangan dan juga jari. Jika saraf terjepit pada bagian punggung, maka mati rasa dapat mempengaruhi bagian bokong, tungkai dan juga kaki.

2. Kesemutan

Kesemutan atau sensasi seperti tertusuk jarum pada sepanjang jalur saraf adalah gejala umum terjadinya saraf terjepit. Jika kamu mengalami saraf terjepit pada bagian leher kamu bisa mengalami sensasi kesemutan pada bagian leher, lengan, tangan dan juga jari. Kemudian, jika kamu merasakan saraf terjepit pada bagian punggung bawah, maka kamu akan merasakan kesemutan pada bagian bokong dan juga kaki.    

3. Lemah otot

Saraf terjepit menimbulkan gejala kelemahan otot dan hilangnya fungsi motorik pada bagian tubuh. Jika kamu mengalami kelemahan otot maka akan kesulitan berjalan bahkan melakukan aktivitas fisik sederhana seperti menggenggam. Namun, jika penderita tidak mengalami gejala apapun maka bisa jadi itu merupakan tanda alami saraf terjepit.

4. Inkontinensia usus atau kandung kemih

Kamu perlu tahu, saraf pada bagian punggung selain berfungsi untuk menggerakkan kaki juga berfungsi untuk mengontrol kandung kemih dan usus. Kondisi ini terjadi ketika saraf pada bagian punggung tertekan, maka penderita akan mengeluarkan air seni atau bahkan buang air besar. 

Jika kamu merasakan salah satu dari lima gejala tersebut, sebaiknya langsung memeriksakan diri ke dokter. Hal ini penting untuk mengetahui langkah yang tepat untuk pengobatan dan juga penanganan medis terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Selasa   : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00