endoskopi bess - Klinik Nyeri Tulang Belakang
Blog

Pengobatan Saraf Kejepit dengan Endoskopi BESS

Seiring berkembangnya teknologi modern di bidang kedokteran, teknik pengobatan saraf kejepit dan masalah tulang belakang lainnya kini tak harus melalui tindakan operasi bedah terbuka. Salah satu metode pengobatan yang efektif menyembuhkan saraf kejepit yaitu endoskopi BESS atau Biportal Endoscopic Spine Surgery.  Apa itu BESS? Endoskopi BESS adalah tindakan operasi endoskopi pada tulang belakang dengan menggunakan peralatan medis khusus. Alat endoskop dilengkapi dengan kamera khusus yang terhubung dengan layar monitor berdefinisi tinggi ( HD), untuk memungkinkan dokter spesialis bedah saraf melihat lebih jelas struktur atau area tubuh yang akan diperbaiki. Prosedur ini juga tidak  akan merusak banyak jaringan di sekitar saraf karena bersifat minimal invasif.  Kondisi yang Bisa Ditangani dengan BESS Selain saraf kejepit, BESS dapat mengatasi berbagai keluhan nyeri tulang belakang, antara lain:  Keunggulan BESS BESS menggunakan dua sayatan kecil sebagai portal atau pintu masuk alat endoskopi. Portal pertama yaitu untuk melihat lokasi saraf yang terjepit/ tertekan. Sedangkan portal kedua bertujuan untuk mengambil atau menghilangkan bantalan tulang yang menonjol dan menekan saraf.  Berikut keunggulan BESS: Apabila Anda mengalami keluhan nyeri saraf kejepit, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf terpercaya di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan untuk memberikan diagnosis serta penanganan yang tepat. Anda bisa menghubungi tim Assistance Center Lamina di nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp di 0811 1443 599. Selain konsultasi online, Anda juga bisa mengunjungi klinik Lamina yang berlokasi di Mampang, Cibubur, dan Kuningan.  Baca juga: Apa Pengobatan Saraf Kejepit Paling Ampuh? Jawabannya Ada di Lamina! Frequently Asked Questions (FAQ) [sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa Itu Endoskopi BESS?” answer-0=”Endoskopi BESS adalah tindakan operasi endoskopi pada tulang belakang dengan menggunakan peralatan medis khusus. Alat endoskop dilengkapi dengan kamera khusus yang terhubung dengan layar monitor berdefinisi tinggi ( HD), untuk memungkinkan dokter spesialis bedah saraf melihat lebih jelas struktur atau area tubuh yang akan diperbaiki.” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Apa Kondisi yang Membutuhkan Penanganan Endoskopi BESS?” answer-1=”Beberapa keluhan yang membutuhkan penanganan BESS, antara lain: 1. Keluhan nyeri punggung yang menjalar ke bokong, paha dan kaki 2. Nyeri pinggang kronis 3. Spinal stenosis 4. Spondylolisthesis” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Apa Keunggulan Endoskopi BESS?” answer-2=”Beberapa keunggulan BESS, meliputi: 1. Teknologi canggih yang berasal dari Korea 2. Menggunakan kamera khusus berukuran mikro untuk melihat bagian dalam area saraf 3. Bukan merupakan tindakan operasi bedah terbuka 4. Waktu penyembuhan relatif cepat” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Read More »
cara mengatasi nyeri punggung bawah - Klinik Nyeri Tulang Belakang
Blog

Cara Mengatasi Nyeri Punggung Bawah dengan Endoskopi Joimax

Di era modern ini, semakin banyak orang yang mengeluhkan nyeri punggung bawah (low back pain). Bahkan tak hanya dialami oleh orang yang berusia tua, namun bisa juga terjadi pada usia muda. Berbagai hal bisa memicu rasa nyeri ini, termasuk proses degeneratif, cedera, postur tubuh yang buruk, atau kondisi medis lainnya, seperti saraf kejepit.  Pada kasus nyeri punggung bawah kronis, biasanya obat-obatan tidak terlalu berdampak pada kesembuhan yang optimal. Oleh karena itu, apabila dokter mendiagnosis gejala nyeri dengan saraf kejepit, maka solusi pengobatan terbaik adalah dengan teknologi endoskopi Joimax.  Mengenal Apa itu Endoskopi Joimax Endoskopi Joimax adalah teknik pembedahan minimal invasif yang bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah punggung, termasuk saraf kejepit, spinal stenosis, dan nyeri punggung bawah kronis. Teknik ini menggunakan alat endoskopi dengan kamera dan instrumen khusus yang dimasukkan melalui satu sayatan kecil pada kulit untuk mengakses area yang menjadi sumber nyeri.  Dengan panduan kamera berukuran mikro tersebut, dokter dapat melihat dengan jelas area yang mengalami gangguan atau nyeri. Teknik ini terbukti dapat meminimalisir risiko kerusakan pada jaringan lain di sekitar area yang terkena.  Keunggulan Endoskopi Joimax Mengutip laman Joimax, teknologi modern yang berasal dari Jerman ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain:  Dengan berbagai keunggulan tersebut, endoskopi Joimax dapat menjadi solusi terbaik dalam mengatasi nyeri punggung bawah kronis.  Sebelum menjalani prosedur, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis bedah saraf di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik serta penunjang untuk menegakkan diagnosis. Hasil diagnosis akan dijadikan acuan untuk menentukan perawatan atau pengobatan apa yang sesuai dengan kondisi Anda.  Untuk berkonsultasi, anda bisa menghubungi nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp di 0811 1443 599. Baca juga: Jangan Abaikan Nyeri Punggung Bawah, Kenali Penyebabnya! Frequently Asked Questions (FAQ) [sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa Itu Endoskopi Joimax?” answer-0=”Endoskopi Joimax adalah teknik pembedahan minimal invasif yang bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah punggung, termasuk saraf kejepit, spinal stenosis, dan nyeri punggung bawah kronis. ” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Bagaimana Keunggulan dari Teknologi Endoskopi Joimax?” answer-1=”Beberape keunggulan joimax diantaranya: 1. Prosedur minimal invasif 2. Sayatan kecil 7 mm 3. Risiko rendah 4. Risiko perdarahan minimal 5. Waktu tindakan singkat” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan Prosedur Endoskopi Joimax?” answer-2=”Sebelum menjalani prosedur, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis bedah saraf di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik serta penunjang untuk menegakkan diagnosis. Hasil diagnosis akan dijadikan acuan untuk menentukan perawatan atau pengobatan apa yang sesuai dengan kondisi Anda. ” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Read More »
meredakan nyeri pada saraf - klinik Nyeri Tulang Belakang
Blog

Meredakan Nyeri Pada Saraf dengan Radiofrekuensi Ablasi

Saat ini keluhan nyeri pinggang sudah menjadi hal yang umum dialami oleh banyak orang, bukan hanya pada pekerja kantoran, tapi juga pada para ibu rumah tangga. Namun, tak banyak yang tahu jika sakit pinggang kronis bisa menjadi indikasi adanya gangguan atau nyeri pada saraf. Beberapa faktor bisa menjadi penyebab nyeri saraf, antara lain cedera, postur tubuh yang salah, aktivitas berulang, dan kondisi medis lainnya seperti saraf kejepit.  Nyeri saraf yang dibiarkan tanpa penanganan yang tepat bisa mengakibatkan kerusakan saraf permanen dan bahkan kelumpuhan. Untuk mengelola gejalanya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center. Salah satu cara yang efektif untuk mengatasi nyeri saraf yaitu dengan radiofrekuensi ablasi.  Apa Itu Radiofrekuensi Ablasi? Radiofrekuensi ablasi (RFA) adalah prosedur medis yang digunakan untuk meredakan nyeri saraf dengan cara menghancurkan saraf yang menyebabkan nyeri menggunakan panas yang dihasilkan oleh gelombang radiofrekuensi. Prosedur ini umumnya dilakukan oleh seorang dokter spesialis bedah saraf dengan panduan alat fluoroskopi atau pemindaian sinar-X. Berikut ini adalah cara kerja RFA yaitu:  Manfaat Radiofrekuensi Ablasi Ada beberapa manfaat dari prosedur RFA yang bisa Anda dapatkan, antara lain:  Siapa yang Cocok untuk Radiofrekuensi Ablasi? Radiofrekuensi ablasi sering digunakan untuk meredakan nyeri saraf yang tidak merespon dengan baik terhadap pengobatan konservatif seperti obat pereda nyeri. Beberapa kondisi yang umumnya dapat diatasi dengan radiofrekuensi ablasi meliputi: Namun, penting untuk diketahui bahwa tidak semua pasien cocok untuk prosedur ini. Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dr. Faisal, Sp.BS, dokter spesialis bedah saraf berpengalaman di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan membantu mengelola gejala dengan metode pengobatan yang sesuai dengan kondisi medis Anda.  Silakan menghubungi tim Assistance Center Lamina di nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp di 0811-1443-599.  Baca juga: Nyeri Pinggang di Usia Muda? Ini Cara Mengatasinya Frequently Asked Questions (FAQ) [sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Bagaimana Gejala Nyeri Pinggang?” answer-0=”Sakit pinggang kronis bisa menjadi indikasi adanya gangguan atau nyeri pada saraf. Beberapa faktor bisa menjadi penyebab nyeri saraf, antara lain cedera, postur tubuh yang salah, aktivitas berulang, dan kondisi medis lainnya seperti saraf kejepit. ” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Apa Itu Radiofrekuensi Ablasi?” answer-1=”Radiofrekuensi ablasi (RFA) adalah prosedur medis yang digunakan untuk meredakan nyeri saraf dengan cara menghancurkan saraf yang menyebabkan nyeri menggunakan panas yang dihasilkan oleh gelombang radiofrekuensi. Prosedur ini umumnya dilakukan oleh seorang dokter spesialis bedah saraf dengan panduan alat fluoroskopi atau pemindaian sinar-X.” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Apa Saja Kondisi yang Membutuhkan Penanganan Radiofrekuensi Ablasi?” answer-2=”Beberapa kondisi yang umumnya membutuhkan radiofrekuensi ablasi meliputi: 1. Radikulopati (nyeri yang menjalar dari tulang belakang ke ekstremitas) 2. Nyeri punggung bawah kronis 3. Trigeminal neuralgia (nyeri wajah intens dan kronis) 4. Spondylosis” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Read More »
leher sakit saat digerakkan - Klinik Nyeri Tulang Belakang
Blog

Leher Sakit Saat Digerakkan, Apa Penyebabnya?

Leher yang terasa sakit saat digerakkan memang terlihat biasa. Misalnya, Anda mungkin salah posisi tidur atau melakukan aktivitas berat yang membebani sendi leher. Namun, dalam kasus tertentu, sakit leher bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.  Penyebab Umum Leher Sakit Saat Digerakkan Ada beberapa faktor yang dapat memicu rasa nyeri di area leher, antara lain:  Leher Sakit Saat Digerakkan Tanda Saraf Kejepit Nyeri leher yang menjalar hingga ke bahu dan lengan bisa menjadi gejala Anda terkena saraf kejepit.  Saraf kejepit di leher, yang juga dikenal sebagai radikulopati leher, terjadi ketika salah satu saraf di daerah leher terjepit atau terganggu oleh tekanan, peradangan, atau cedera. Saraf kejepit ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang intens ketika leher digerakkan atau ketika tekanan diberikan pada daerah yang terkena saraf yang terjepit. Gejala Saraf Kejepit di Leher Gejala saraf kejepit di leher bervariasi tergantung seberapa besar tekanan pada saraf. Umumnya, Anda akan merasakan nyeri menjalar, kebas, kesemutan, atau melemahnya otot di bagian tubuh yang terkena. Hal ini tentu dapat menyebabkan Anda kesulitan menggerakkan leher maupun tangan dan menghambat aktivitas yang dilakukan. Bahkan, pada kondisi yang lebih parah, Anda dapat kesulitan dalam mengontrol buang air kecil atau buang air besar.  Menyembuhkan Sakit Leher Akibat Saraf Kejepit Endoskopi CESSYS Joimax adalah tindakan minimal invasif yang digunakan dalam pengobatan saraf kejepit di leher. Metode ini merupakan cara yang inovatif dalam dunia medis untuk memungkinkan dokter dalam mengakses dan memperbaiki masalah di daerah leher tanpa harus melakukan sayatan besar seperti pada operasi konvensional. Teknologi ini memanfaatkan endoskopi, sebuah alat medis yang merupakan tabung tipis dengan kamera dan sumber cahaya yang memungkinkan dokter melihat dan mengobati masalah di dalam tubuh pasien. Apabila Anda memiliki keluhan nyeri akibat saraf kejepit leher, maka berkonsultasilah dengan dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan membantu memberikan diagnosis dan mengelola gejala dengan pengobatan yang tepat. Anda bisa berkonsultasi secara online dengan menghubungi nomor 021-7919-6999, atau chat melalui whatsapp di 0811-1443-599. Baca juga: Sakit Leher Belakang Berkepanjangan, Apa Penyebabnya? Frequently Asked Questions (FAQ) [sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa Penyebab Umum Sakit Leher?” answer-0=”Beberapa faktor penyebabnya yaitu: 1. Postur tubuh yang tidak baik 2. Cedera atau trauma pada leher 3. Aktivitas fisik berlebihan 4. Radang sendir leher 5. Gangguan pada saraf leher” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Bagaimana Gejala Saraf Kejepit pada Leher?” answer-1=”Gejala saraf kejepit di leher bervariasi tergantung seberapa besar tekanan pada saraf. Umumnya, Anda akan merasakan nyeri menjalar, kebas, kesemutan, atau melemahnya otot di bagian tubuh yang terkena. Hal ini tentu dapat menyebabkan Anda kesulitan menggerakkan leher maupun tangan dan menghambat aktivitas yang dilakukan. Bahkan, pada kondisi yang lebih parah, Anda dapat kesulitan dalam mengontrol buang air kecil atau buang air besar. ” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Bagaimana Cara Menangani Saraf Kejepit di Leher?” answer-2=”Endoskopi CESSYS Joimax adalah tindakan minimal invasif yang digunakan dalam pengobatan saraf kejepit di leher. Metode ini merupakan cara yang inovatif dalam dunia medis untuk memungkinkan dokter dalam mengakses dan memperbaiki masalah di daerah leher tanpa harus melakukan sayatan besar seperti pada operasi konvensional. Teknologi ini memanfaatkan endoskopi, sebuah alat medis yang merupakan tabung tipis dengan kamera dan sumber cahaya yang memungkinkan dokter melihat dan mengobati masalah di dalam tubuh pasien.” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Read More »
pasca operasi saraf kejepit - Klinik Nyeri Tulang Belakang
Blog

5 Hal yang Harus Dilakukan Pasca Operasi Saraf Kejepit

Pasca operasi saraf kejepit, Anda mungkin dapat langsung pulang ke rumah dan tidak menjalani rawat inap. Namun, dokter akan mengobservasi dan mengevaluasi kondisi Anda terlebih dahulu. Operasi saraf kejepit dapat memiliki risiko yang mungkin bisa muncul setelahnya. Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting untuk memastikan pemulihan yang optimal.  Pasca Operasi Saraf Kejepit Berikut adalah 5 hal yang harus Anda lakukan setelah menjalani operasi saraf kejepit: 1. Mengikuti Petunjuk Medis Setelah tindakan operasi, dokter akan memberikan saran dan panduan medis terkait hal-hal yang harus anda lakukan. Pastikan untuk mengikuti semua instruksi dari dokter dan perawat. Ini mungkin termasuk penggunaan obat-obatan yang diresepkan, perubahan pola makan, atau latihan fisioterapi. Kepatuhan terhadap petunjuk medis sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan. 2. Menjaga Kebersihan Luka Operasi Luka operasi harus dijaga agar tetap bersih dan bebas dari infeksi. Ikuti panduan dokter tentang perawatan luka, seperti membersihkan luka dengan hati-hati, mengganti perban jika diperlukan, dan menjaga area operasi tetap kering. Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, atau keluarnya cairan berwarna aneh, segera hubungi dokter. 3. Mengelola Nyeri dan Ketidaknyamanan Pasca operasi, nyeri adalah hal yang umum terjadi. Dokter akan meresepkan obat penghilang nyeri yang sesuai. Pastikan untuk mengambil obat sesuai dengan dosis yang diresepkan untuk mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Jika Anda mengalami efek samping atau ketidaknyamanan yang berlebihan, bicarakan dengan dokter untuk mencari solusi yang tepat. 4. Aktivitas Fisik yang Tepat  Jika ingin melakukan aktivitas fisik setelah operasi, Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Dokter akan memberikan panduan tentang jenis aktivitas yang boleh atau tidak boleh selama masa pemulihan. Pastikan untuk mengikuti panduan ini untuk mencegah cedera tambahan atau komplikasi. Secara perlahan, Anda dapat meningkatkan tingkat aktivitas sesuai dengan perkembangan pemulihan Anda. 5. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Selama masa pemulihan, penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda. Hal ini termasuk menjaga pola makan seimbang, mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi, dan minum cukup air. Hindari merokok dan menghindari alkohol jika dokter Anda menyarankan demikian. Tidur yang cukup juga penting untuk pemulihan yang baik. Selain itu, berkonsultasilah dengan dokter atau perawat tentang perkembangan pemulihan kondisi pasca operasi. Jika mengalami gejala atau masalah baru, seperti kelemahan otot, kesemutan, atau gangguan fungsi saraf lainnya, segera hubungi dokter. Ingatlah bahwa pemulihan setelah operasi saraf kejepit memerlukan waktu dan kesabaran. Setiap orang memiliki kecepatan pemulihan yang berbeda, jadi jangan memaksakan diri. Tetaplah berkomunikasi dengan tim perawatan medis Anda dan ikuti panduan mereka. Dengan perawatan yang tepat dan perhatian yang baik terhadap kesehatan, proses pemulihan pasca operasi menjadi lebih cepat dan optimal.  Untuk berkonsultasi dengan dokter kami di Lamina Pain and Center dengan menghubungi nomor 021-7919-6999, atau chat melalui whatsapp ke nomor 0811-1443-599. Baca juga: PLDD: Solusi Efektif Mengatasi Saraf Kejepit Tanpa Operasi Frequently Asked Questions (FAQ) [sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa Hal yang Harus Dilakukan Pasca Operasi Saraf Kejepit?” answer-0=”Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan: 1. Mengikuti petunjuk medis 2. Menjaga kebersihan luka operasi 3. Mengelola nyeri dan ketidaknyamanan 4. Aktivitas fisik yang tepat 5. Jaga kesehatan fisik dan mental” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Bagaimana Cara Menangani Nyeri dan Ketidaknyamanan Pasca Operasi?” answer-1=”Pasca operasi, nyeri adalah hal yang umum terjadi. Dokter akan meresepkan obat penghilang nyeri yang sesuai. Pastikan untuk mengambil obat sesuai dengan dosis yang diresepkan untuk mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Jika Anda mengalami efek samping atau ketidaknyamanan yang berlebihan, bicarakan dengan dokter untuk mencari solusi yang tepat.” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Bagaimana Cara Menjaga Kebersihan Luka Pasca Operasi?” answer-2=”Luka operasi harus dijaga agar tetap bersih dan bebas dari infeksi. Ikuti panduan dokter tentang perawatan luka, seperti membersihkan luka dengan hati-hati, mengganti perban jika diperlukan, dan menjaga area operasi tetap kering. Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, atau keluarnya cairan berwarna aneh, segera hubungi dokter.” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Read More »
ciri saraf kejepit leher
Blog

Kenali Ciri-Ciri Saraf Kejepit Leher yang Harus Diwaspadai

Apakah Anda pernah mengalami kebas dan rasa nyeri berkepanjangan di bagian leher? Waspada, ini adalah ciri saraf kejepit leher yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Saraf kejepit leher adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman dan bahkan nyeri yang berkepanjangan. Kondisi ini terjadi ketika saraf di daerah leher tertekan atau terjepit oleh jaringan yang berdekatan, seperti tulang, otot, atau cakram intervertebral.  Ciri-ciri Saraf Kejepit di Leher Apabila mengalami ciri dan gejala berikut ini maka kemungkinan besar Anda terkena saraf kejepit di leher. Untuk memastikannya, segeralah ke dokter untuk diagnosis yang lebih akurat. Mengatasi Saraf Kejepit Leher dengan Endoskopi CESSYS Joimax Endoskopi CESSYS Joimax adalah teknik bedah minimal invasif yang digunakan untuk mengobati saraf kejepit di leher. Berbeda dengan metode konvensional yang memerlukan sayatan besar, prosedur ini memanfaatkan teknologi endoskopi, yang memungkinkan dokter untuk mengakses daerah yang terkena dengan lebih jelas melalui sayatan kecil. Dokter akan memeriksa dengan seksama area yang terkena dan mengevaluasi sejauh mana saraf telah terjepit. Mereka menggunakan peralatan bedah kecil melalui endoskop untuk mengatasi masalah saraf tersebut. Teknik ini bisa mencakup melepaskan tekanan dari saraf, menghapus jaringan yang meradang, atau memperbaiki cakram intervertebral yang rusak. Setelah prosedur selesai, kondisi Anda akan dimonitor selama pemulihan dan akan diberi panduan tentang perawatan pasca operasi yang tepat. Baca juga: Sering Kesemutan Saat Naik Motor? Awas, Saraf Kejepit Leher! Manfaat Endoskopi Joimax Teknik endoskopi Joimax memiliki beberapa manfaat penting untuk proses penyembuhan saraf kejepit, antara lain:  Tidak semua kasus saraf kejepit di leher memerlukan bedah, dan pengobatan yang tepat akan bergantung pada tingkat keparahan gejalanya. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan rencana pengobatan yang sesuai. Teknik endoskopi Joimax dapat menjadi pilihan yang efektif bagi banyak pasien dengan saraf kejepit di leher, karena menggabungkan teknologi canggih dengan pendekatan minimal invasif  yang lebih aman.  Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center dengan menghubungi nomor 021-7919-6999, atau chat melalui whatsapp di 0811-1443-599. Frequently Asked Questions (FAQ) [sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa Pengertian Saraf Kejepit?” answer-0=”Saraf kejepit leher adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman dan bahkan nyeri yang berkepanjangan. Kondisi ini terjadi ketika saraf di daerah leher tertekan atau terjepit oleh jaringan yang berdekatan, seperti tulang, otot, atau cakram intervertebral. ” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Bagaimana Ciri-ciri Saraf Kejepit Leher?” answer-1=”Beberapa ciri dan gejala yang umum terasa meliputi: 1. Nyeri leher 2. Ketidaknyamanan saat bergerak 3. Melemahnya otot di area yang terkena 4. Kaku leher” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Bagaimana Cara Menangani Saraf Kejepit di Leher?” answer-2=”Endoskopi CESSYS Joimax adalah teknik bedah minimal invasif yang digunakan untuk mengobati saraf kejepit di leher. Berbeda dengan metode konvensional yang memerlukan sayatan besar, prosedur ini memanfaatkan teknologi endoskopi, yang memungkinkan dokter untuk mengakses daerah yang terkena dengan lebih jelas melalui sayatan kecil.” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Read More »

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini