Kenali Ciri-Ciri Saraf Kejepit Leher yang Harus Diwaspadai

Apakah Anda pernah mengalami kebas dan rasa nyeri berkepanjangan di bagian leher? Waspada, ini adalah ciri saraf kejepit leher yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Saraf kejepit leher adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman dan bahkan nyeri yang berkepanjangan. Kondisi ini terjadi ketika saraf di daerah leher tertekan atau terjepit oleh jaringan yang berdekatan, seperti tulang, otot, atau cakram intervertebral. 

Ciri-ciri Saraf Kejepit di Leher

Apabila mengalami ciri dan gejala berikut ini maka kemungkinan besar Anda terkena saraf kejepit di leher. Untuk memastikannya, segeralah ke dokter untuk diagnosis yang lebih akurat.

  • Nyeri Leher: Salah satu gejala paling umum dari saraf kejepit di leher adalah rasa nyeri, yang dapat menjalar ke bahu, lengan, atau bahkan ke tangan. Nyeri ini bisa terasa seperti rasa terbakar, kesemutan, atau bahkan mati rasa.
  • Ketidaknyamanan saat Bergerak: Penderita sering merasakan ketidaknyamanan dan rasa sakit yang lebih parah saat mereka melakukan gerakan tertentu, seperti menengok ke samping, mengangkat benda berat, atau menekuk leher.
  • Melemahnya otot di area yang terkena: Saraf kejepit dapat menyebabkan kelemahan dan hilangnya kekuatan di tangan atau lengan yang terkena dampak saraf tersebut. Penderita juga bisa mengalami kesulitan menggenggam atau melakukan rutinitas sehari-hari.
  • Kaku Leher: Pada beberapa kasus, saraf kejepit di leher juga dapat menyebabkan kaku leher dan terbatasnya rentang gerakan leher.

Mengatasi Saraf Kejepit Leher dengan Endoskopi CESSYS Joimax

Endoskopi CESSYS Joimax adalah teknik bedah minimal invasif yang digunakan untuk mengobati saraf kejepit di leher. Berbeda dengan metode konvensional yang memerlukan sayatan besar, prosedur ini memanfaatkan teknologi endoskopi, yang memungkinkan dokter untuk mengakses daerah yang terkena dengan lebih jelas melalui sayatan kecil.

Dokter akan memeriksa dengan seksama area yang terkena dan mengevaluasi sejauh mana saraf telah terjepit. Mereka menggunakan peralatan bedah kecil melalui endoskop untuk mengatasi masalah saraf tersebut. Teknik ini bisa mencakup melepaskan tekanan dari saraf, menghapus jaringan yang meradang, atau memperbaiki cakram intervertebral yang rusak.

Setelah prosedur selesai, kondisi Anda akan dimonitor selama pemulihan dan akan diberi panduan tentang perawatan pasca operasi yang tepat.

Baca juga: Sering Kesemutan Saat Naik Motor? Awas, Saraf Kejepit Leher!

Manfaat Endoskopi Joimax

Teknik endoskopi Joimax memiliki beberapa manfaat penting untuk proses penyembuhan saraf kejepit, antara lain: 

  • Sayatan Kecil: Karena prosedurnya minimally invasive, endoskopi Joimax menghasilkan sayatan yang jauh lebih kecil daripada bedah konvensional, yang mengurangi risiko infeksi, nyeri, dan pemulihan yang lebih cepat.
  • Akurasi Tinggi: Endoskopi memungkinkan dokter untuk melihat dengan jelas area yang terkena, sehingga mereka dapat melakukan tindakan dengan akurasi yang lebih tinggi.
  • Pemulihan Lebih Cepat: Pasien biasanya dapat pulang ke rumah dalam waktu yang lebih singkat dan dapat kembali ke aktivitas sehari-hari dengan cepat.
  • Minim Risiko Komplikasi: Teknik ini memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan prosedur bedah konvensional.

Tidak semua kasus saraf kejepit di leher memerlukan bedah, dan pengobatan yang tepat akan bergantung pada tingkat keparahan gejalanya. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan rencana pengobatan yang sesuai. Teknik endoskopi Joimax dapat menjadi pilihan yang efektif bagi banyak pasien dengan saraf kejepit di leher, karena menggabungkan teknologi canggih dengan pendekatan minimal invasif  yang lebih aman. 

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center dengan menghubungi nomor 021-7919-6999, atau chat melalui whatsapp di 0811-1443-599.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa Pengertian Saraf Kejepit?

Saraf kejepit leher adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman dan bahkan nyeri yang berkepanjangan. Kondisi ini terjadi ketika saraf di daerah leher tertekan atau terjepit oleh jaringan yang berdekatan, seperti tulang, otot, atau cakram intervertebral.

Bagaimana Ciri-ciri Saraf Kejepit Leher?

Beberapa ciri dan gejala yang umum terasa meliputi: 1. Nyeri leher 2. Ketidaknyamanan saat bergerak 3. Melemahnya otot di area yang terkena 4. Kaku leher

Bagaimana Cara Menangani Saraf Kejepit di Leher?

Endoskopi CESSYS Joimax adalah teknik bedah minimal invasif yang digunakan untuk mengobati saraf kejepit di leher. Berbeda dengan metode konvensional yang memerlukan sayatan besar, prosedur ini memanfaatkan teknologi endoskopi, yang memungkinkan dokter untuk mengakses daerah yang terkena dengan lebih jelas melalui sayatan kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin   : 10:00 - 15:00
Rabu     : 10:00 - 14:00
Jumat  : 10:00 - 12:00


dr. Ratih Puspa, Sp.N

Selasa     : 17:00 - 20:00
Kamis     : 17:00 - 20:00