Berbagai Faktor Risiko HNP Yang Perlu diketahui

HNP atau Herniated Nucleus Pulposus adalah kondisi saat piringan sendi  atau diskus mengalami pergeseran.  Biasanya terjadi karena seseorang mengalami cedera piringan sendi. Kondisi ini membuat biasanya penderita akan mengalami kondisi syaraf terjepit. 

Herniated Nucleus Pulposus bisa terjadi pada setiap bagian tulang belakang. Namun, bagian punggung bagian bawah adalah area tulang yang paling sering mengalami HNP. Karena hal ini, maka penderita akan sering mengalami nyeri pada punggung. 

Saat piringan pada sendi tergelincir dan menekan saraf, maka bisa menimbulkan nyeri punggung yang bisa menjalar hingga bagian kaki. Saat terjadi pada bagian leher maka bisa menimbulkan nyeri leher. Dan jika menekan pada akar saraf lengan, maka akan menyebabkan nyeri pada leher, bahu dan juga lengan pada sepanjang daerah yang terjepit. 

Gejala Herniated Nucleus Pulposus

Kebanyakan HNP tidak menimbulkan gejala khusus. Namun, nyeri yang muncul bisa berbeda tergantung pada kondisi penyebab. Misalnya nyeri pada punggung bawah atau pinggang. 

Gejala biasanya tergantung pada lokasi diskus dan bagaimana diskus tertekan. Kebanyakan penderita, telat dalam penanganan dan baru mengetahui penyakitnya saat kondisi cukup parah. Berikut beberapa gejala HNP yang perlu kamu ketahui: 

1. Nyeri lengan atau kaki 

Jika HNP berada di bagian punggung bawah, maka penderita akan merasakan sakit mulai dari betis, paha hingga bokong. Selain itu, nyeri juga bisa terasa pada bagian kaki lainnya. Penderita juga bisa merasakan nyeri pada bagian bahu dan lengan. Jika hal ini terjadi maka nyeri akan menjalar ke lengan saat batuk atau bersih dan pindah ke posisi tertentu. 

2. Kesemutan atau mati rasa 

Beberapa anggota bagian tubuh yang sering mengalami kesemutan akibat HNP adalah bagian punggung, kaki, bahu dan juga lengan. 

3. Lemah otot

Otot pada bagian sekitar saraf yang mengalami HNP perlahan akan melemah. Kondisi ini akan membatasi aktivitas harian penderita, seperti mengangkat atau membawa barang. 

Jika kamu merasa atau mengalami gejala seperti yang terjadi di atas, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk konsultasi lebih lanjut. 

Penyebab Hernia Nukleus Pulposus 

Dikutip dari Herniated Nucleus Pulposus: Background, Anatomy, Pathophysiology (2020), HNP terjadi karena penuaan. Hal ini karena seiring dengan bertambahnya usia maka piringan sendi akan kehilangan kadar air. Kondisi inilah yang menyebabkan piringan sendi menjadi lebih rapuh, bergeser, pecah dan berkurang kelenturannya. 

Selain itu, aktivitas harian seperti kebiasaan mengangkat benda dengan beban yang cukup berat, bisa menyebabkan HNP dan sendi tergelincir. Aktivitas ataupun kecelakaan juga bisa menjadi penyebab HNP akibat pergeseran piringan sendi. 

Faktor-Faktor Risiko

Melansir dari MedlinePlus Medical, Pulposus, H. (2020), HNP bisa terjadi karena beberapa resiko yang bisa meningkatkan kemungkinan penyakit tersebut, seperti: 

  1. Melakukan kegiatan berulang dan berlangsung dalam durasi yang cukup lama, seperti membungkuk atau memutar secara berlebihan. 
  2. Melakukan aktivitas atau olahraga yang berat, 
  3. Obesitas atau kelebihan berat badan, hal ini terjadi karena orang yang memiliki berat badan lebih akan menyebabkan piringan sendi di punggung bawah tertekan. 
  4. Turunan, HPN juga bisa terjadi jika anggota keluarga lain memiliki riwayat penyakit yang sama. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini