Hnp adalah

Penyebab HNP atau Saraf Terjepit Adalah

0Shares

Penyebab Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau syaraf kejepit perlu Anda ketahui, ini adalah untuk memahami masalah yang Anda alami di ruas tulang belakang. Karena diagnosis segera HNP mentukan terapi dan masa depan Anda.

HNP Bulging disc adalah penonjolan bantalan sendi di diskus intervertebralis baik pada punggung bawah (lumbal), toraks (dada) atau pun pada leher (cervical). Apabila tonjolan tersebut terlihat signifikan hingga bagian nukleus pulposusnya keluar dari annulus fibrosus. Adalah disebut herniated nucleus pulposus (herniasi nukleus pulposus/HNP) atau yang dikenal sebagai penyakit saraf terjepit.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi Hp/WA 0812 8281 8473

 

Bantalan sendi tulang belakang terdiri dari 2 bagian utama yaitu; annulus fibrosus yang merupakan bagian luar yang keras dan nukleus pulposus bagian dalam bantalan sendi (seperti jelly) dengan komposisi utamanya adalah air, kolagen, dan proteoglikan.

Hnp adalah

Ilustrasi : Ini adalah nyeri yang disebabkan HNP tulang belakang

Biasanya HNP yang dikenal dengan saraf terjepit atau syaraf kejepit disebabkan oleh melemahnya jaringan bantalan tulang di tulang belakang, atau adanya tekanan mendadak atau tiba-tiba.

Jika bantalan yang mengalami kerusakan atau bergeser namun tidak sampai menjepit saraf di area tulang belakang, keluhannya berupa nyeri/sakit punggung ringan atau bahkan bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Namun bila sampat menekan atau menjepit saraf tulang belakang (kompresi saraf), gejala yang muncul bergantung pada lokasi dan banyaknya saraf yang terjepit.

Saraf terjepit biasanya menimbulkan gejala nyeri, kesemutan, baal, mati rasa, hingga kelumpuhan.

Penyebabnya HNP Adalah?

Penyebab cedera pada tulang belakang yang selanjutnya dapat menyebabkan HNP dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah :

  1. Akumulasi cedera kecil yang  terus berulang dalam jangka panjang dapat menyebabkan cedera pada diskus/bantalan sendi tulang belakang.  Contohnya postur tubuh yang selalu kurang baik saat bekerja atau beraktivitas harian, seperti duduk membungkuk.
  2. Tekanan beban mendadak pada tulang belakang, misalnya kecelakaan, terjatuh, benturan di tulang belakang, mengangkat beban berat, dapat berisiko merobek anulus fibrosus dan cedera pada diskus.
  3. Faktor genetik, seperti kebanyakan kondisi cedera tulang belakang dianggap memiliki kecenderungan genetik misalnya rendahnya kepadatan serat fibrokartilago.
  4. Proses penuaan atau bertambahnya usia, dapat mengurangi daya lentur bantalan tulang belakang sehingga bantalan tulang akan rentan terhadap cedera.

Faktor-faktor lain yang mungkin berperan adalah lingkungan, seperti kelebihan lemak perut, stabilitas inti yang buruk, atau rendahnya kekuatan anggota tubuh bagian bawah.

Pasien dengan menonjolnya bantalan sendi biasanya memiliki keluhan seperti nyeri punggung yang memburuk ketika duduk, membungkuk, batuk, atau mengangkat barang yang berat.

Penyebab Lain HNP

Penyebab lainnya yang diduga dikaitkan dengan HNP adalah:

  • Berat badan yang berlebihan
  • Mengangkat beban berat dengan posisi dan tumpuan yang salah
  • Sering memutar badan secara mendadak

Jika nyeri tersebut tak tertahankan, segera melakukan konsultasi dengan dokter.  Dokter mungkin akan merekomendasikan dilakukannya pemeriksaan penunjang seperti MRI, agar dapat diketahui penyebabnya. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi Hp/WA 0812 8281 8473

 

Untuk penanganannya akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien dan mungkin dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan antinyeri dan mungkin disertai dengan program rehabilitasi fisik atau program fisioterapi.

Tindakan operasi bukan merupakan pilihan pertama kecuali pasien dengan indikasi keadaan tertentu. Mengenai proses penyembuhan, cedera tulang belakang membutuhkan waktu hingga beberapa pekan.

Namun, waktu penyembuhan ini dapat berbeda-beda pada setiap kasus, bergantung pada kondisi setiap pasien.

Metode terkini untuk atasi HNP ini adalah metode endoskopi atau percutaneous endoscopic lumbar discectomy (PELD), yang dilakukan tanpa operasi, tindakan hanya berlangsung 45 menit, dan proses pemulihan cepat.

Bila HNP terjadi di leher, maka dapat ditangani dengan endoskopi leher atau percutaneous endoscopic cervical discectomy (PECD).

Pencegahan HNP Adalah dengan?

Hnp adalah

Ilustrasi : Cegah HNP adalah dengan

  1. Berolahraga secara teratur, terutama yang dapat menguatkan otot serta sendi di tungkai dan punggung, misalnya berenang.
  2. Menjaga postur tubuh yang baik, seperti duduk dengan punggung yang tegak, atau mengangkat beban dengan posisi yang benar.
  3. Mempertahankan berat badan ideal, untuk mencegah tekanan berlebih pada tulang belakang.
  4. Berhenti merokok, karena kandungan di dalam rokok bisa mengurangi suplai oksigen ke bantalan tulang belakang.
  5. Luangkan waktu untuk melakukan peregangan atau istirahat jika pekerjaan mengharuskan Anda untuk duduk dalam waktu yang lama.
2 Comments
  1. Balas
    saipul mahmud

    Gejala nyeri, kesemutan, baal pada kaki kiri mulai dari paha sampai kaki

    Setelah di MRI, menurut Dokter :
    Bantalan sendi tulang belakang bergeser dan menekan urat syaraf ke arah kaki kiri

    Mohon Solusinya ?

    • Balas
      Admin Lamina

      DOmisili dimana bapak? Jika pergeseran belum berat bisa dengan rehabilitasi menggunakan alat manuthera di klinik kami. Tapi jika sudah berat kemungkinan tindakan yang lain. SIlahkan datang ke klinik kami. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lamina

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini