HNP Syaraf Kejepit Leher Atasi Dengan PECD, Ini Dia Keuntungannya!

HNP syaraf kejepit bisa mengganggu aktivitas penderitanya, apalagi jika terjadi pada bagian leher. Gejala yang muncul dapat berupa nyeri pada sekitar atea leher, pundak, lengan, hingga ke jari. Tak hanya itu, bisa juga menimbulkan rasa kebas atau kesemutan atau melemahnya otot-otot dari lengan hingga jari.

HNP syaraf kejepit  terjadi saat ibantalan antar ruas tulang belakang bocor sehingga menekan saraf sekitarnya dan dapat menyebabkan munculnya nyeri pada lokasi saraf yang terkena.

Mengangkat beban berat dengan posisi yang tidak tepat, pernah mengalami cedera/ jatuh, obesitas, postur tubuh yang salah merupakan beberapa faktor yang menjadi penyebab syaraf kejepit di leher.

Pengobatan Minimally Invasive HNP Syaraf Kejepit Leher

Dulu untuk masalah syaraf kejepit leher penanganannya dengan teknik operasi terbuka, yang bisa berisiko kemungkinan menimbulkan komplikasi.

HNP syaraf kejepit sebagai penanganan awalnya adalah dengan pemberian obat dan juga fisioterapi. Namun, jika tak juga membaik, maka dokter spesialis bedah sarafdari Klinik Lamina, akan merekomendasikan tindakan pembedahan. Tindakan ini untuk menghilangkan penekanan saraf tulang belakang.

Salah satu jenis terapi untuk hnp servikal yang dilakukan oleh  dr. Mahdian dan tim adalah tindakan minimally invasive. Tindakan ini untuk menyembuhkan syaraf kejepit leher dengan terknologi terbaru. Berbeda dengan operasi hnp servikal terbuka, tindakan ini hanya membutuhkan sayatan sebesar 7 mm.

Dengan beberapa keuntungan seperti pemulihan pasca tindakan cepat, efek samping seperti kelumpuhan minimal (<1%) dengan biaya yang lebih terjangkau. Teknologi bedah minimal atau endoskopi yang dimiliki Klinik Lamina, berasal dari Jerman, sehingga sangat tidak diragukan kualitas alatnya.

Pengobatan HNP Syaraf Kejepit Leher di Klinik Lamina

Sekarang penderita hnp servikal tidak perlu lagi melakukan pengobatan ke luar negeri atau dengan operasi terbuka. Di Indonesia teknologi ini sudah dapat dilakukan dengan percutaneous endoscopic cervical discectomy (PECD). Teknologi ini bisa memberikan harapan kesembuhan yang lebih baik daripada teknik lainnya.

Cara mengobati hnp servikal dengan teknologi PECD ini bertujuan untuk menghilangkan penonjolan bantalan sendi yang menekan atau menjepit saraf tulang belakang. Harapannya, setelah bagian yang menonjol tersebut tidak ada, nyeri yang terasa pada berbagai area tubuh akan berangsur menghilang.

Teknologi PECD ini bisa kamu temukan di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Penanganan hnp syaraf kejepit leher dilakukan oleh dokter bedah saraf yang berpengalaman.  Salah satunya adalah dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS yang merupakan dokter bedah saraf Indonesia pertama yang melakukan PECD. Berikut adalah keunggulan teknologi PECD:

  1. Sayatan sangat kecil
  2. Tidak menyebabkan kerusakan jaringan di sekitar leher
  3. Proses pemulihan pasca-tindakan lebih cepat
  4. Tanpa rawat inap
  5. Proses tindakan lebih cepat

Berobat ke luar negeri memerlukan biaya tambahan lainnya, (seperti tiket pesawat, penginapan dan lainnya), sementara biaya tindakan endoskopi PECD di Klinik Lamina Pain and Spine Center bisa lebih hemat.

Untuk informasi lebih jauh mengenai teknologi endoskopi PECD ini yang dapat menyembuhkan saraf terjepit leher, silakan hubungi Klinik Lamina Pain and Spine Center,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Selasa   : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00