gizi tulang belakang dan saraf

Gizi Tulang Belakang dan Saraf Perlu Juga Dicukupi (Bagian 3-Selesai)

0Shares

Gizi untuk menjaga tulang belakang dan saraf apa saja ya?

Gizi tulang belakang dan saraf perlu juga diperhatikan agar dapat bekerja dengan baik. Kecukupan gizi ini tidak hanya diperlukan oleh tulang belakang dan saraf, tetapi juga untuk semua jaringan dan organ.

Kecukupan gizi dan olahraga dapat memengaruhi tingkat kerentanan Anda terhadap masalah-masalah kesehatan yang terkait dengan tulang, sendi, dan jaringan ikat.

Gizi Tulang Belakang dan Saraf, Itu Apa Saja?

Tulisan ini merupakan lanjutan dari dua tulisan terdahulu. Gizi lainnya untuk tulang belakang dan saraf dapat disimak di bawah ini.

Vitamin K2

Vitamin ini bekerja sebagai pengarah utama penentu kandungan mineral dalam tulang, membantu mengatur pendistribusian kalsium ke seluruh jaringan lunak dan disimpan dalam tulang.

Secara bersamaan dengan kalsium akan menjaga sehatnya tulang belakang dan menjaga tubuh tetap sehat dan kuat. Vitamin K1 salah satu bentuk vitamin K, yang dikonversi menjadi vitamin K2 oleh bakteri sehat dalam saluran cerna.

Vitamin K2 terkandung dalam lemak sehat dari daging, keju, kuning telur dan produk olahan susu, dan K1 terkandung di sayuran berdaun hijau, seperti bayam, kale dan brokoli.

Dampak Obesitas terhadap Nyeri Tulang Belakang

obesitas nyeri tulang belakang

obesitas nyeri tulang belakang

Obesitas terutama di area perut menyebabkan tekanan pada otot-otot dan ligamen-ligamen yang menyangga tulang belakang.

Sendi di area tulang belakang ini rentan alami kerusakan akibat pekerjaan harian seperti  mengangkat beban berlebihan yang dilakukan dengan postur tubuh yang kurang baik.

Lemak didapatkan dari makanan tinggi karbohidrat, dan makanan olahan yang merangsang insulin berlebihan. Insulin ini akan memberikan sinyal pada tubuh. Enzim-enzim ini dapat meningkatkan jumlah sel-sel inflamasi dan meningkatkan kolesterol serta menyempitkan pembuluh darah.

Kesemuanya ini dapat meningkatkan kadar nyeri yang dirasakan bila Anda mengalami masalah pada tulang belakang.

Lemak di area perut terbuat dari jenis sel yang paling aktif memproduksi zat-zat tertentu dalam tubuh penyebab peradangan yang dapat merusak semua sendi.

Semakin tebal atau banyak sel lemak di perut, maka semakin banyak zat tersebut dibuat/dibentuk.

Peran Nutrisi pada Proses Pemulihan Pasca-Cedera atau Pasca-Tindakan

Sirkulasi atau peredaran darah yang baik diperlukan untuk membangun dan memperbaiki proses pemulihan, misalnya pasca-insisi tindakan, pasca-cedera tulang, atau jaringan ikat seperti kartilago dan ligamen.

Pembuluh darah ini membawa bahan mentah yang akan diolah dan diperlukan untuk merawat atau menjaga kekuatan dan fungsi tulang dan jaringan ikat.

Makanan tinggi karbohidrat dan tinggi gula, serta rendah protein dan rendah lemak sehat, dapat berdampak pada pembuluh darah (mengerut) sehingga aliran darah yang menuju bagian-bagian yang alami cedera akan berkurang. Hal ini menyebabkan proses pemulihan lebih lama.

Herbal, buah, dan sayuran mengandung zat antiinflamasi tertentu yang dibutuhkan untuk penyembuhan jaringan. Makanan nabati memiliki antioksidan (flavonoid) yang membantu mengurangi zat-zat kimia yang memicu peradangan.

Flavonoid adalah nabati yang berperan dalam metabolisme tubuh, yang semuanya dibutuhkan dalam proses penyembuhan.

Flavonoid ini akan ‘merajut’ serat-serat kolagen sehingga terjalin erat dalam jaringan ikat. Hasilnya adalah jalinan kuat antara kulit dan pembuluh darahnya; densitas tulang yang kuat, serta ligamen dan tendon yang kuat dan elastis.

Kondisi peradangan dapat mendapatkan manfaat dari antioksidan, seperti vitamin E, namun perlu yang alami, bukan sintetik. Konsumsi ikan sekitar 5 kali seminggu atau suplementasi minyak ikan murni harian bisa juga membantu perbaikan. Kecukupan asupan ini bisa dikonsultasikan dengan dokter bila diperlukan suplementasi.

Gizi Tulang Belakang dan Saraf

Untuk membantu perbaikan masalah pada tulang belakang, berikut ini adalah beberapa tips sehat untuk Anda:

  • Cukupi kebutuhan cairan sesuai dengan kebutuhan atau minum teh herbal.
  • Hindari jus buah atau minuman dengan tambahan pewarna dan bahan pengawet.
  • Hindari gula atau jauhkan makanan manis (permen) dan makanan olahan yang terbuat dari tepung.
  • Jauhkan makanan kemasan yang mengandung zat pengawet dan pewarna tambahan
  • Mengonsumsi suplemen vitamin/mineral, jika perlu. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.
  • Konsumsi suplemen minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3: EPA (eicosapentanoic acid/asam eikosapentanoat) dan DHA (Docosahexaenoic Acid/asam dokoheksanoat).
  • Suplemen vitamin D3 bila perlu.

Perubahan asupan makanan jangka panjang bisa bermanfaat pada kondisi tulang belakang Anda. Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, konsultasikan ke dokter mengenai cara mendapatkan berat badan ideal.

Kurangi Lemak di Perut, Gizi Tulang Belakang dan Saraf Juga Terpenuhi

Untuk menurunkan berat badan, terutama mengurangi lemak di perut, coba konsumsi:

  • Sayuran segar, mentah atau yang direbus/kukus
  • Dua atau tiga potong buah segar setiap hari
  • Masukkan ikan ke dalam daftar makanan harian
  • Daging sapi tanpa lemak, produk olahan susu, telur
  • Menggunakan minyak zaitun (olive oil) pada salad dan untuk proses memasak tiap harinya
  • Konsumsi kacang-kacangan, seperti almond dan kenari, karena mengandung lemak sehat

Jangan lupa untuk tetap aktif. Jenis olahraga yang dianjurkan untuk Anda yang sedang mengalami masalah pada tulang belakang, sebaiknya konsultasi dengan dokter Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lamina

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini