Cara kerja ultrasonografi USG

Cara Kerja USG Sebagai Pemeriksaan Penunjang Medis

Cara kerja ultrasonografi atau USG sebagai pemeriksaan penunjang akan membantu dokter untuk menegakkan diagnosis sehingga dapat menyusun perencanaan pengobatan kondisi medis yang mungkin Anda alami.

Alat bantu diagnostik di bidang kedokteran ini bermanfaat untuk menampilkan gambaran struktur bagian dalam tubuh manusia yang bekerja dengan menggunakan teknologi gelombang suara frekuensi tinggi.

Jadi USG membantu memastikan jenis kelainan, organ yang mengalami masalah dan lokasinya secara akurat.

Cara Kerja Ultrasonografi (USG)

Istilah USG ini mungkin sudah cukup akrab di telinga. Namun banyak yang tidak paham bagaimana sih cara kerja dan pemeriksaan USG ini dapat dilakukan untuk ‘melihat’ organ tubuh apa saja?

Alat USG terdiri dari monitor dan transducer. Transducer USG merupakan alat yang cara kerja nya memindahkan pantulan gelombang suara menjadi bentuk gambar yang akan tampil atau muncul di layar monitor. Hasilnya disebut dengan sonogram.

Alat ini berfungsi sebagai transmiter gelombang suara berfrekuensi tinggi, yang diarahkan ke organ-organ maupun cairan dalam tubuh di area tertentu.

Gelombang suara tersebut akan terpantul kembali dalam bentuk sinyal listrik yang nantinya akan diterjemahkan oleh mesin menjadi gambar yang dapat disaksikan melalui layar monitor secara real-time.

Selain metode yang berbeda, ada beberapa jenis teknik USG berdasarkan teknologi yang digunakan.

Perbedaannya dilihat berdasarkan hasil yang ditampilkan di layar monitor.

  • USG 2 Dimensi menghasilkan gambar yang berwarna hitam putih dan cenderung lebih datar. Meski gambar yang dihasilkan tidak terlalu jelas dan menyerupai sketsa, USG ini masih mampu memperlihatkan kondisi organ dalam tubuh.
  • USG 3 Dimensi dapat menampilkan gambar yang lebih real dibanding 2 D.
  • USG 4 Dimensi memiliki kemampuan dan hasil gambar yang lebih baik dibandingkan 2D atau 3D. Gambar 4D ini pun paling jelas jika dibandingkan 2D atau 3D.

Cara Kerja Ultrasonografi (USG) Perlu Dipahami 

Ultrasonografi (USG) dapat dilakukan pada beberapa organ tubuh:

  • Perut (abdomen) – untuk mengevaluasi nyeri, mual, muntah, benjolan di area perut. Beberapa organ yang dievaluasi antara lain kandung empedu, hati, pankreas, limpa, ginjal dan pembuluh darah besar. Struktur-struktur yang mengandung udara (seperti lambung dan usus besar) tidak mudah dievaluasi karena udara dapat mengganggu perpindahan gelombang suara.
  • Panggul – untuk mengevaluasi bila ada nyeri pada panggul atau gangguan siklus menstruasi, tumor, kista atau kondisi lainnya yang berkaitan dengan organ reproduksi.
  • Kehamilan – menilai usia dan posisi serta tumbuh kembang
  • Lainnya: muskuloskeletal (menilai area bahu, panggul atau siku); payudara; dan mata.
  • USG Doppler, digunakan untuk mendeteksi kelancaran dan arah aliran darah di area-area tubuh tertentu, seperti pembuluh arteri di leher dan pembuluh vena di kaki.

Persiapan Sebelum USG

Cara kerja ultrasonografi atau USG

Cara kerja ultrasonografi atau USG

Anda akan diminta mengganti baju dengan baju yang disediakan di rumah sakit atau klinik, kemudian berbaring di meja yang disediakan.

Jelly pelumas khusus akan dioleskan di area tubuh yang akan dievaluasi. Jelly pelumas khusus ini berguna untuk mencegah terjadinya gesekan dan membantu mentransmisikan gelombang suara.

Untuk pemeriksaan daerah panggul, Anda diminta untuk mengonsumsi minimal 6 gelas air putih sejak 2 jam sebelum USG dilakukan dan tidak buang air kecil. Khusus pemeriksaan daerah panggul, diperlukan kondisi kandung kemih yang penuh.

Organ empedu, hati, pankreas, dan limpa, Anda akan diminta berpuasa selama 8 hingga 12 jam sebelumnya. Hal ini untuk mencegah adanya sisa makanan di lambung dan usus yang dapat menghalangi gelombang suara.

Payudara, hindari pemakaian kosmetik di area payudara seperti bedak atau lotion. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan akhir.

Setelah USG

Seusai USG, pelumas akan langsung dibersihkan. Keseluruhan prosedur biasanya berlangsung sekitar 30 menit, bergantung area yang diperiksa. Anda akan bebas untuk melakukan kegiatan normal Anda setelah prosedur selesai.

Pasca-USG tidak ada pantangan aktivitas namun bagi pasien yang diberi obat penenang, disarankan untuk tidak mengendarai kendaraan selama 24 jam.

Hasil USG dapat langsung diterima oleh pasien. Jika butuh rujukan dokter untuk analisa lebih lanjut, akan memakan waktu beberapa hari tambahan.

Dibandingkan dengan pemeriksaan penunjang lainnya, keistimewaan USG adalah:

  1. Hemat biaya
  2. Tanpa nyeri
  3. Dapat menangkap gambar dari jaringan lunak dan organ yang tidak tertangkap sinar X
  4. Tubuh tidak terpapar radiasi

Di Lamina Pain and Spine Center USG digunakan sebagai diagnosis ataupun panduan untuk melakukan tindakan medis tertentu, seperti pada pasien dengan nyeri lutut atau nyeri pada pergelangan tangan dan bahu. Cara kerja USG sangat efektif dan terbukti membantu dokter dalam mendiagnosis sebuah kondisi kesehatan.

Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi customer relation officer Lamina, melalui Hp/WA pada kontak. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini