Berkendara dan nyeri punggung

7 Cara Meringankan Nyeri Punggung Dalam Perjalanan Arus Balik

JAKARTA — Jakarta pagi ini Senin (10/6) masih terlihat cukup lengang. Arus balik dari mudik lebaran tampaknya belum sepenuhnya tuntas. Implikasinya kemacetan mungkin masih akan mengancam para pemudik yang hendak kembali. Salah satu risiko kemacetan panjang tentu saja adalah nyeri punggung karena lama duduk di kendaraan.

Jika Anda sebelumnya sudah mengetahui Anda memang pengidap nyeri punggung kronis, maka sudah selayaknya sebelum melakukan perjalanan panjang Anda melakukan pemeriksaan medis.

Anda bisa melakukannya di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Anda bisa mendapatkan ‘bekal’ obat yang sesuai. Atau bahkan mungkin para dokter ahli nyeri bisa merekomendasikan tindakan untuk mencegah nyeri yang lebih permanen tergantung kondisi Anda.


syaraf kejepit endoskopi PELD lamina

Anda tetap bisa melakukan pemeriksaan dan memutuskan untuk melakukan tindakan medis usai Idul Fitri dengan berkonsultasi secara gratis dulu melalui Whatsapp dengan nomor yang tercantum di website ini.

Cara terbaik adalah sering-sering melakukan peregangan selama dalam perjalanan. Keluar dari jalur kemacetan, keluar dari kendaraan dan lakukan peregangan sambil berdiri dan berjalan atau berlari-lari kecil. Berikut beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk meringankan nyeri punggung dalam perjalanan dikutip dari laman spine-health.

1. Cari cara paling nyaman.

Pastikan Anda berada dalam posisi paling nyaman dalam perjalanan. Gangguan kecil saja di awal perjalanan bisa menyebabkan rasa nyeri luar biasa di waktu kemudian.

Singkiran dompet yang biasa Anda simpan di saku belakang celana, ponsel di saku depan celana yang bisa membuat posisi duduk Anda tidak seimbang.

Jangan terlalu jauh atau terlalu dekat dari setir jika Anda yang harus mengendara mobil. Cari posisi paling nyaman. Posisi yang tak nyaman akan memberi stres tambahan pada lumbar tulang belakang, leher, bahu, dan pergelangan tangan.

Cari posisi duduk yang membuat punggung Anda lurus. Jika perlu tambahkan bantal untuk mengganjal di kursi agar posisi punggung tetap lurus. Anda bisa juga menggunakan bantal kecil, scarf atau handuk yang digulung dan meletakannya di lengkung punggung bawah.

2. Pastikan perjalanan Anda selancar yang bisa Anda dapatkan.

Jalanan yang tak mulus bisa membuat goncangan yang memberi risiko guncangan tambahan untuk tulang belakang. Cobalah hal-hal berikut :

-Pilih kendaraan yang paling minim memberikan efek kejutan saat melewati jalan bergelombang.
-Periksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, dan mengganti bagian kendaraan yang telah aus, seperti ban.
-Pertimbangkan untuk menggunakan bantalan untuk mengganjal tulang ekor.

3. Keluar dan bergeraklah.

Tahukah Anda bahwa tulang belakang Anda didesain untuk bergerak? Duduk dengan satu posisi dalam waktu lama bisa membuat otot punggung kaku dan bahkan bisa menyebabkan kejang otot. Jika mungkin buat jadwal kapan harus menghentikan kendaraan Anda. Idealnya setiap 30 menit sekali, berhentilah, keluar dari kendaraan dan bergerak sembari melakukan peregangan. Bergerak juga akan melancarkan sirkulasi darah, yang membawa nutrisi dan oksigen ke bagian punggung Anda.

Jika belum bisa meminggirkan kendaraan dan berhenti karena kemacetan, cobalah untuk bergerak ringan di tempat duduk Anda. Bahkan bergerak setiap 10 menit sambil dudukpun lebih baik dari pada tidak bergerak sama sekali.

Minimal atur kursi Anda dan ubah posisi Anda sedikit setiap 15 hingga 20 menit. Pompa pergelangan kaki Anda untuk menjaga darah tetap mengalir dan berikan sedikit regangan pada otot-otot hamstring Anda.

4. Bawa alat kompres dingin.

Jika Anda terlanjur mengidap nyeri punggung, sangat tepat berbekal kompres dingin di mobil dalam perjalanan.

Sebagian besar nyeri punggung disertai dengan peradangan. Menerapkan kompres dingin dapat mengurangi peradangan dan jaringan yang mati rasa. Harap diingat untuk selalu menggunakan handuk atau pelindung lainnya untuk menghindari kulit terbakar karena rasa dingin yang terlalu menyengat.

5. Lakukan pemanasan otot.

Menghangatkan punggung bagian bawah adalah cara yang baik untuk mengurangi rasa sakit pada perjalanan panjang. Berikut beberapa pilihannya:

-Simpan bantalan pemanas di mobil Anda, dan gunakan konverter daya untuk menancapkannya ke pemantik rokok atau sumber daya dashboard Anda dan hidupkan bantalan pemanas Anda saat Anda membutuhkannya.
-Jika Anda lebih suka panas lembab, Anda dapat membeli paket pemanas yang dapat digunakan kembali dan memanaskannya dalam microwave Anda sebelum masuk ke dalam mobil. Anda dapat menempatkan ini di antara punggung bagian bawah dan sandaran kursi di tempat menggunakan bantal lumbar.
-Beberapa mobil memiliki kursi berpemanas, yang menghasilkan tingkat panas rendah secara terus-menerus dan dapat digunakan untuk menjaga otot punggung bagian bawah Anda tetap hangat

6. Mendukung punggung dengan kaki Anda.

Mendukung tulang belakang Anda dimulai dengan meletakkan ganjal di bawah kaki Anda. Kaki Anda harus diletakkan di atas permukaan yang kokoh dan pada ketinggian yang tepat untuk menghindari pemindahan stres ke punggung bagian bawah.

7. Pengalihan pikiran.

Mengurangi stres dengan melepaskan pikiran dari rasa sakit Anda bisa sangat membantu.
Bahkan jika Anda adalah pengemudi, masih ada beberapa opsi untuk membantu memenuhi pikiran Anda. Coba saluran musik baru atau berbicang santai dengan penumpang kendaraan Anda.

Jika Anda penumpang, maka Anda memiliki beberapa pilihan: bermeditasi, membaca, mencoba teka-teki silang, mencoba aplikasi atau permainan elektronik baru, menonton film atau serial TV yang selalu ingin Anda lihat. (***)

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Tanya Jawab Via Telp