Lamina Pain and Spine Center

Penyakit Syaraf Terjepit Tidak Mengenal Usia

Faktor penyebab terbesar seseorang dapat mengalami penyakit syaraf terjepit yaitu, usia menua. Syaraf terjepit adalah kondisi tubuh di mana salah satu jaringan syaraf yang terlindung dari jaringan otot dan tulang terekspos sehingga mengalami kontak dengan jaringan otot maupun tulang. Kontak antara syaraf dan jaringan lainnya menyebabkan syaraf mengirim sinyal stress kepada otak.

Pada usia lanjut, frekuensi terjadinya penyakit syaraf terjepit lebih sering karena kondisi tulang, jaringan otot, dan jaringan syaraf yang sudah mulai melemah. Hal ini menyebabkan mudahnya bagian jaringan syaraf keluar dan mengalami kontak dengan jaringan otot ataupun tulang. Selain itu, rasa sakit yang orang tua rasakan biasanya terabaikan dengan alasan “Namanya juga sudah tua,” sehingga jarang orang tua yang memeriksakan kondisi tubuhnya.

Penyebab Penyakit Syaraf Terjepit

Syaraf terjepit memang sering terjadi pada kelompok usia tua, namun tidak menutup kemungkinan kelompok usia lainnya juga mengalaminya. Beberapa penyebab atau faktor yang dapat membuat seseorang mengalami syaraf terjepit:

Pilihan Perawatan

Ada berbagai macam pilihan perawatan untuk membantu menangani penyakit syaraf terjepit. Apabila gejala yang terasa masih ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari maka bisa dengan:

Apabila rasa nyeri terjadi secara terus-menerus dan mengganggu kegiatan sehari-hari maka dapat melakukan perawatan fisioterapi berupa:

Rangkaian latihan gerak tubuh (aktif dan pasif) untuk memperbaiki dan memperkuat jaringan otot dan tulang bersama dengan tenaga profesional.

Memanfaatkan gelombang radioelektromagnetik untuk memperbaiki jaringan, melancarkan peredaran darah, serta meredakan rasa nyeri.

Membantu pemulihan luka pada jaringan lunak, meningkatkan proses perbaikan, serta menurunkan rasa nyeri.

Membantu menghilangkan rasa nyeri.

Terapi untuk merangsang tulang otot punggung bawah agar bergerak secara aktif atau sesuai dengan kebutuhan terapi.

Memanfaatkan gelombang suara tinggi untuk melancarkan pembuluh darah dan memperbaiki jaringan.

Tindakan Minimally Invasive dengan Endoskopi

Sebagai pusat pengobatan saraf terjepit di Jakarta, Lamina Pain and Spine Center menggunakan endoskopi tulang belakang  dengan teknik minimal invasif sebagai penanganan saraf terjepit. Sejak beberapa tahun terakhir penggunaan pembedahan minimal invasif untuk tulang belakang semakin banyak dipertimbangkan karena memiliki risiko kerusakan jaringan dan trauma yang minimal, biaya pengobatan lebih rendah, serta penurunan kebutuhan rawat inap. Selain menggunakan teknik minimal invasif , penanganan syaraf kejepit dilakukan oleh dokter spesialis bedah berpengalaman. Hal inilah yang mungkin bisa menjadi  pertimbangan pasien saat memilih tempat pengobatan saraf kejepit di Jakarta.

Segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf terbaik di klinik Lamina Pain and Spine Center. Jangan tunggu nyeri akibat saraf kejepit mengganggu aktivitas harianmu. 

Exit mobile version