Tindakan PELD Pada Penderita Saraf Kejepit

Percutaneous Endoscopic lumbar discectomy (PELD) merupakan teknik minimal invasif untuk menghilangkan herniasi  diskus lumbal atau saraf kejepit punggung bawah. PELD memiliki keuntungan daripada prosedur bedah/operasi standar seperti operasi terbuka atau microdiscectomy.

Penggunaan pembedahan minimal invasif untuk tulang belakang semakin banyak. Penggunaan pembedahan minimal invasif ini menjadi pertimbangan dengan lebih sedikitnya risiko komplikasi kerusakan jaringan dan penurunan lama rawat inap.

Prosedur ini pertama kali Kambi dan Schaefer jelaskan pada tahun 1973 sebagai diskektomi perkutan. Prosedur ini membutuhkan sayatan kulit kecil dan dilakukan dengan anestesi lokal.

Penyakit Saraf Kejepit

Penyakit hernia nukleus pulposus (HNP), merupakan penyakit yang terjadi saat bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. HNP atau dalam istilah ‘saraf kejepit’. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala nyeri punggung bawah. Karakteristik gejala penyakit Saraf kejepit biasanya menyerang usia 30-50 tahun baik laki-laki maupun perempuan.

Hampir 80% dari populasi mengalami serangan nyeri punggung bawah sekali seumur hidupnya. Dalam diagnosis banding yang luas dari nyeri punggung bawah, penyebab paling umum adalah degenerasi intervertebral yang menyebabkan herniasi nucleus polposus.

Sebagian besar kasus HNP bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi, bila nyeri berlangsung hingga berbulan-bulan, dokter dapat memberikan pengobatan yang jenisnya sesuai dengan tingkat keparahan gejala pada pasien.

Tindakan PELD Untuk Pasien Saraf Kejepit

PELD merupakan metode pembedahan yang minimal invasif dan efektif untuk penanganan HNP dengan risiko komplikasi yang minimal. PELD dapat menjadi pertimbangan sebagai penanganan  untuk menangani saraf kejepit dengan keunggulan yang lebih baik daripada operasi terbuka.

Pada penelitian tahun 2018 di India, melibatkan 614 pasien yang menjalani PELD, rata-rata lama waktu tindakan ialah 45 menit. Sementara itu, pada penelitian tahun 2020 di Beijing menemukan perbedaan yang signifikan antara pasien yang menjalani PELD dan operasi terbuka. Seperti, durasi operasi, jumlah pendarahan dan lama rawatan pasien yang mana rata-rata durasi operasi pasien PELD 94.5 menit dan 148 menit untuk pasien operasi terbuka.

Baca Juga: Biaya Operasi Endoskopi HNP

Penanganan saraf kejepit dengan metode PELD dapat kamu temukan di klinik Lamina Pain and Spine Center. Memiliki dokter spesialis bedah saraf berpengalaman dan profesional. Klinik Lamina telah menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara dalam menangani kasus saraf kejepit dengan jumlah lebih dari 1600 tindakan endoskopi tulang belakang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lamina

Jl Warung Buncit Raya No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Selasa   : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00