Nyeri punggung bagian bawah

Nyeri Punggung Bagian Bawah Akibat Syaraf Kejepit

1Shares

Nyeri punggung bagian bawah bisa diakibatkan oleh syaraf kejepit. Nyeri punggung bawah akibat saraf terjepit juga merupakan masalah kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas harian Anda.

Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab nyeri punggung bagian bawah, antara lain ketegangan otot, tulang keropos (osteoporosis), tumor, infeksi dan herniasi nukleus pulposus (HNP). Salah satu yang banyak dirasakan masyarakat saat ini adalah HNP atau yang dikenal dengan istilah syaraf kejepit.

Syaraf Kejepit Sebabkan Nyeri Punggung Bagian Bawah Usia Muda

Usia penderita HNP juga mulai bergeser, yang tadinya didominasi oleh usia lanjut, kini usia muda atau usia produktif pun juga banyak terdiagnosis HNP. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh gaya hidup dan pola kerja yang kurang baik.

Pada usia lanjut, syaraf kejepit disebabkan oleh proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, bantalan sendi mulai kehilangan kadar airnya sehingga bantalan sendi menjadi rapuh, dan tidak fleksibel lagi.

Sedangkan syaraf terjepit pada usia muda, diakibatkan oleh tuntutan pola kerja misalnya duduk atau berdiri terlalu lama, sering naik turun tangga, mengoperasikan mesin dengan getaran kuat terlalu lama, atau berkendara dalam waktu lama (supir, dan lain lain) atau bisa juga akibat cedera atau jatuh.

Nyeri punggung bagian bawah

Nyeri punggung bagian bawah menyerang usia muda

HNP adalah menonjolnya bantalan tulang belakang yang menekan saraf tulang belakang. Gejala yang sering dirasakan oleh penderita HNP adalah nyeri di punggung bagian bawah, nyeri bahu yang menjalar ke bagian lengan, kesemutan, kebas, dan seperti terbakar. Jika dibiarkan, akan mengakibatkan gangguan sistem gerak bahkan kelumpuhan.

Gejala atau tanda HNP bervariasi bergantung pada lokasi dan jenis HNP, dari tanpa nyeri hingga berat atau nyeri pada leher terus menerus hingga menjalar hingga ke punggung bagian bawah karena saraf di sepanjang tulang belakang terjepit akibat menonjolnya bantalan sendi.

Seringnya kondisi HNP tidak dapat terdiagnosis dengan cepat karena pasien merasakan nyeri yang sudah menjalar hingga paha, lutut atau kaki.

Gejala HNP mencakup perubahan sensorik (seperti kebas, kesemutan, kelumpuhan) dan perubahan motorik (seperti kelemahan otot, paralisa, dan menurunnya berbagai refleks).

Pemeriksaan Penunjang Nyeri Punggung Bagian Bawah

Bila Anda mengalami gejala tersebut, segerakan konsultasi dengan dokter. Sebaiknya tidak dipijat oleh orang yang tidak ahli di bidangnya.

Kondisi HNP dapat terdiagnosis dengan pemeriksaan fisik oleh dokter dan pemeriksaan penunjang seperti CT Scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Proses pengobatannya bertahap, dimulai dengan pencegahan, obat-obatan. Jika obat-obatan tidak dapat memberikan efek, dokter akan mempertimbangkan fisioterapi, dan intervensi lainnya untuk mengatasi nyeri dan memperbaiki/ meningkatkan kualitas hidup.

Cegah HNP

Nyeri punggung bagian bawah yang diakibatkan HNP sesungguhnya dapat dilakukan pencegahan dengan membiasakan perilaku hidup sehat, seperti diantaranya:

  • Lakukan pola kerja yang baik
  • Istirahat yang cukup
  • Kurangi berat badan yang berlebih
  • Untuk yang bekerja duduk di depan komputer atau berdiri terus menerus selama berjam-jam, lakukan peregangan setiap 3 jam.

Manajemen Nyeri Punggung Bagian Bawah Karena HNP

Nyeri akibat HNP atau syaraf terjepit dapat bervariasi dari ringan hingga berat, keluhan yang paling sering adalah nyeri punggung bagian bawah. Coba lakukan beberapa hal berikut ini, untuk mengurangi nyerinya:

  1. Jangan dipaksa. Jangan mengangkat beban berat. Jika mau mengangkat benda dari lantai, tekuk lutut terlebih dahulu
  2. Kompres area yang nyeri dengan kompres hangat atau dingin, minimal 15-20 menit
  3. Rehabilitasi dengan melakukan latihan fisik yang dianjurkan oleh dokter untuk membantu memperkuat otot-otot punggung dan otot-otot inti
  4. Postur tubuh selalu tegak. Postur tubuh yang kurang baik dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko Anda mengalami HNP dan dapat memperburuk HNP yang sudah Anda alami
  5. Latihan fisik/ olahraga, seperti berenang dan berjalan kaki, dapat membantu mempertahankan sehatnya otot-otot dan memperbaiki sirkulasi darah di area HNP
  6. Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu mengurangi beban terhadap bantalan sendi, dan membantu mengurangi kerusakan lebih lanjut
  7. Obat-obatan dapat diresepkan oleh dokter untuk membantu mengurangi nyeri akibat HNP

Pijat dan Syaraf Kejepit

Pijat tidak dapat ‘memperbaiki’ atau ‘menyembuhkan’ bantalan sendi yang menonjol (HNP) atau syaraf kejepit.

Memijat langsung pada bantalan sendi yang menonjol sebaiknya tidak dilakukan, karena tekanan langsung ke area HNP atau syaraf kejepit ini justru dapat memperburuk kondisi dan dapat menyebabkan semakin nyeri punggung bagian bawah semakin hebat jika penyebabnya HNP di lumbal.

Teknologi Endoskopi dan Syaraf Kejepit

Kini teknologi  pengobatan maupun tindakan medis semakin berkembang dalam mengatasi nyeri unggung bagian bawah. Syaraf kejepit atau HNP sudah dapat diatasi dengan tindakan non-operasi atau minimally invasive surgery seperti teknologi PLDD (percutaneous laser disc decompression) dan endoskopi.

Khusus teknologi endoskopi ini mencakup:

  1. Percutaneous endoscopic lumbar discectomy (PELD)
  2. Percutaneous endoscopic cervical discectomy (PECD)
  3. Percutaneous stenoscopic lumbar decompression (PSLD)

Teknologi atau prosedur ini dilakukan untuk membantu menghilangkan nyeri akibat tekanan dari menonjolnya bantalan ruas tulang belakang yang menjepit saraf sekitar tulang belakang.

Karena prosedur ini stitchless surgery atau tidak memerlukan jahitan setelah prosedur dilakukan, maka segi estetik juga baik mengingat sayatan hanya sekitar 7 mm.

Masih banyak lagi keunggulan teknologi endoskopi ini, antara lain waktunya jauh lebih singkat yaitu sekitar 45 menit, dilakukan dengan anestesi lokal dan tidak merusak jaringan sekitarnya.

Proses pemulihan juga lebih cepat dan tanpa rawat inap. Setelah tindakan endoskopi, dalam waktu tertentu ada beberapa PANTANGAN yang perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dokter, yaitu:

Pantangan nyeri punggung bagian bawah

Pantangan nyeri punggung bagian bawah

  • Menyetir
  • Duduk dalam waktu lama
  • Naik turun tangga
  • Mengangkat beban berat
  • Membungkuk atau memungut benda-benda yang jatuh

Mengenai teknologi, Indonesia tak kalah majunya, karena metode endoskopi untuk atasi syaraf kejepit sudah dapat dilakukan di Indonesia, yaitu di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Konsultasikan kondisi syaraf kejepit Anda dengan tim dokter kami di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini