Mana yang Lebih Tepat untuk Nyerimu: Kompres Hangat atau Kompres Dingin?

Jakarta — Nyeri akibat peradangan bisa datang kapan saja. Untuk membantu meredakannya, ada tindakan yang cukup mudah dilakukan di rumah yaitu dengan kompres di area yang terasa nyeri.

Selain mudah dan praktis, kompres hangat dan dingin ini juga bisa dijadikan sebagai pelengkap untuk membantu mengatasi nyeri yang ringan.

Namun kadangkala bingung untuk memilih antara kompres hangat atau dingin/es. Berikut paparan yang dilansir oleh Cleveland Clinic.

Kompres dingin

Manfaat sensasi dingin dengan kompres ini, antara lain membantu mengecilkan (konstriksi) pembuluh darah, meredakan peradangan, menghilangkan nyeri, dan mencegah timbulnya memar. Biasanya bermanfaat pada cedera yang kurang dari 6 minggu.

Manfaatnya dapat dirasakan pada:

-Gout yaitu radang sendi pada kaki atau tangan, untuk membantu meredakan nyeri saat kambuh dan menghilangkan nyeri.

-Otot kaku, yang biasanya dirasakan pada otot paha, punggung, dan betis, untuk membantu meredakan rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan.

-Tendinitis yaitu iritasi akut pada tendon yang melekat pada sendi, misalnya bahu, siku, lutut, pergelangan tangan, untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan.

-Sakit kepala atau migrain. Suhu dingin dapat membantu meredakan nyeri berdenyut akibat sakit kepala.

Kompres hangat

Kompres ini dapat membantu memperbaiki atau meningkatkan aliran darah ke bagian tertentu, karena darah berfungsi untuk membawa serta oksigen dan zat gizi lainnya yang nantinya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Suhu hangat ini dapat membuat otot menjadi rileks sehingga dapat menurunkan sensasi rasa nyeri.

Manfaatnya antara lain pada:

  • Radang sendi (artritis) atau cedera yang menetap lebih 6 minggu. Untuk membantu membuat otot menjadi rileks sehingga tidak terasa kaku lagi. Bisa juga dengan mandi air hangat.
  • Sakit kepala yang disebabkan oleh saraf atau pembuluh darah pada kepala atau otot di leher.
  • Keseleo yang dapat disebabkan oleh ketegangan atau robeknya ligamen pada sendi, misalnya pada lutut, kaki dan pergelangannya, siku, dan sebagainya. Manfaatnya membantu menghilangkan nyeri dan meredakan proses peradangan/inflamasi
  • Tendinosis yaitu iritasi dan kekakuan kronik pada tendon yang melekat pada sendi. Suhu hangat dapat membantu meredakan kekakuan otot setelah proses inflamasi teratasi.

Ide Kompres

Untuk membantu redakan nyeri, ada banyak cara untuk membuat kompres ini, antara lain:

  • Kacang polong, daging yang sudah dikemas dalam plastik, masukkan ke dalam freezer.
  • Es batu.
  • Handuk yang dibasahi dengan air dingin kemudian letakkan pada area dahi dan pelipis
  • Mandi air hangat
  • Heating pads
  • Heating wraps

Yang perlu diingat, sebaiknya kompres hangat tidak dilakukan pada cedera akut atau yang baru saja terjadi karena dapat meningkatkan risiko peradangan dan memperlambat proses penyembuhan.

Untuk kompres dingin, misalnya dengan es batu, sebaiknya dibungkus dengan handuk kecil terlebih dahulu dan baru letakkan di area yang nyeri.

Kompres hangat atau dingin, jangan lupa untuk selalu memerhatikan warna kulit di bagian yang Anda akan kompres. Hentikan kompres bila ada perubahan warna kulit atau hilang rasa pada kulit.

Untuk kasus nyeri kronik, mungkin kompres ini tidak cukup untuk meredakan nyeri. Konsultasi ke dokter masih merupakan langkah yang tepat agar nyeri ini tuntas. (berbagai sumber/HA)