Struktur jaringan sendi lutut manusia

Kenali Struktur Jaringan Dan Fungsi Sendi Lutut Anda

0Shares

Sendi ada di hampir semua tubuh manusia, salah satu sendi yang berperan penting pada hidup kita adalah sendi lutut. Perlu diketahui lutut menopang beban tubuh kita, terutama saat berdiri, berjalan, berlari, dan melompat.

Sendi lutut atau knee joint berperan besar pada mobilisasi atau gerak berpindah tempat, perannya sangat vital bagi manusia. Saat sendi lutut mengalami masalah kesehatan, aktivitas harian kita akan sangat terganggu. Fungsi sendi lutut yang baik sangat dipengaruhi struktur jaringan lutut di sekitarnya.

Lutut manusia memiliki beberapa struktur penting yang saling berkaitan. Apabila satu struktur sendi terjadi kerusakan, kondisi ini berpotensi merusak struktur yang lain. Secara umum, struktur knee joint dapat dikelompokan menjadi tiga bagian yakni; struktur stabilitas, struktur penumpu beban, dan struktur penunjang lain.

Sendi Lutut Struktur Penunjang Stabilitas

Struktur jaringan sendi lutut manusia

Struktur jaringan sendi lutut manusia

Lutut dapat bergerak bebas tanpa bergeser dari dudukannya, karena struktur ligamen yang merupakan komponen utama. Terdapat 4 ligamen penting pada knee joint, yaitu;

1. Anterior cruciate ligament (ACL)
2. Posterior cruciate ligament (PCL)
3. Lateral collateral ligament (CLC)
4. Medial collateral ligament (MCL)

ACL dan PCL merupakan ligamen struktur knee joint yang sering mengalami cedera yang mengakibatkan ketidak stabilan. Ligamen lain yang juga berperan penting adalah medial patello femoral ligament (MPFL), yang berfungsi menjaga stabilitas tulang tempurung lutut. Selain ligamen, bentuk dan kelurusan tulang sekitarnya juga mempengaruhi stabilitas lutut. Otot sekitar lutut, seperti otot hamstring dan quadriceps juga turut membantu kestabilan knee joint kita.

Struktur Penumpu Beban

Sendi lutut diciptakan dengan begitu sempurna, sehingga secara efektif mengurangi friksi atau gesekan antar tulang saat bergerak dan menumpu beban. Struktur tulang pada knee joint dilapisi tulang rawan, yang memiliki tekstur permukaan sangat halus dan licin. Tulang rawan sendi berfungsi sebagai komponen utama saat lutut dibebani. Kerusakannya pada tulang rawan sendi selanjutnya menimbulkan nyeri hingga mobilitas terganggu.

Struktur jaringan penumpu beban dalam hal ini tulang rawan, seiring waktu mengalami degenerasi yang selanjutnya menimbulkan masalah kesehatan seperti osteoarthritis (OA). Osteoarthritis sering kali dialami kelompok usia lanjut. Tidak menutup kemungkinan OA muncul pada usia, umumnya di picu cedera pada lutut.

Struktur penumpu beban pada lutut adalah meniscus. Meniscus sering disebut sebagai bantalan sendi, jaringan ini membantu mengurangi tekanan pada tulang rawan sendi. Fungsi utama meniscus menyerap gaya tekan. Kerusakan pada meniscus akan memicu masalah pada tulang rawan sendi, serta mengganggu pergerakan lutut penderitanya.

Struktur Penunjang Lain Sendi Lutut

Cairan sendi atau dalam dunia kedokteran disebut sebagai synovial fluid berfungsi sebagai pelumas dan mengurangi gesekan antar tulang rawan. Cairan synovial menempel di permukaan tulang rawan secara menyeluruh. Volume cairan synovial sekitar 0,5 – 4 ml pada satu sendi dengan kekentalan tertentu. Secara alami cairan synovial diproduksi oleh kelenjar synovial yang terdapat disekitar lutut manusia.

Kapsul sendi, merupakan struktur penunjang penting lain yang ada pada lutut. Kapsul sendi berfungsi sebagai barrier sendi. Kapsul sendi juga membantu distribusi atau penyebaran cairan synovial sehingga lutut dapat berfungsi secara efektif.

Bursa, merupakan struktur penunjang lain pada knee joint. Bursa berbentuk kantong kecil yang berisi cairan kental (mirip putih telor). Bursa memiliki fungsi sebagai bantalan antara tulang dengan tendon atau otot. Bursa mampu mencegah gesekan langsung antara tendon, otot dan tulang saat lutut bergerak. Saat bursa mengalami iritasi hal ini akan menimbulkan rasa sakit pada lutut, sehingga menggangu aktivitas penderitanya.

Sangat kompleks bukan jaringan lutut kita? Di hampir semua komponennya, walau kecil, sangat berperan pada kualitas fungsi sendi lutut. Gangguan atau masalah kesehatan baik diakibatkan cedera mekanik atau faktor degeneratif, akan mempengaruhi struktur sekitarnya. Saat knee joint kita mengalami masalah yang tidak kunjung sembuh, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter di Lamina Pain and Spine Center dengan Prof dr Darto Satoto, SpAn atau dengan dr Ibrahim Agung SpKFR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini