minuman bersoda

Minuman Bersoda dan Kesehatan Punggung Anda

0Shares

JAKARTA — Meneguk minuman berkarbonasi atau minuman bersoda dengan es yang mengembun sampai permukaan gelas memang menggoda. Namun hati-hati, efek buruknya tak sekadar sampai ke pencernaan. Tapi bisa sampai ke kesehatan punggung Anda.

Minuman bersoda sudah diketahui memang jadi biang keladi meningkatnya kasus diabetes, berat badan berlebih dan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Namun tetap saja penjualan minuman ini semakin meningkat. Intinya ada di pengetahuan orang tentang bahaya minuman bersoda atau berkarbonasi ini.


syaraf kejepit endoskopi PELD lamina

Penelitian di Huntington Hospital New York menunjukkan wanita yang gemar minuman bersoda punya anak yang lebih buruk kemampuan berpikir, penyelesaian masalah dan non-verbalnya.

Minuman ini akan menghambat pada kemampuan neurotransmitter di otak anak yang masih dalam proses belajar.

Minuman bersoda juga akan menghambat pertumbuhan tulang, dengan mengikis kalsium yang menjadi bahan utama tulang. Ini berbahaya buat anak-anak yang tulangnya masih rapuh.

Akibatnya orang yang gemar minum minuman berkarbonasi akan cenderung mudah terserang nyeri tulang belakang. Tak sedikit mereka yang berusia dewasa mengalami patah tulang akibat minuman ini.

Tingginya kadar kafein dalam minuman ini diduga menjadi sebab utama risiko pengeroposan tulang ini. Sementara kadar gula yang tinggi dalam minuman bersoda juga berbahaya.

Waspadai Kafein dan Asam Fosforik dalam Minuman Bersoda

Selain tinggi kafein dan gula, kadar asam fosforik yang biasanya juga tinggi dalam minuman ini yang bisa merontokkan kalsium dalam tulang, diduga ada masalah lain yang membuat minuman berkarbonasi bukan pilihan bijak untuk kesehatan Anda.

Begitu mengonsumsi minuman ini, Anda akan dengan mudah merasa cepat kenyang. Akhirnya kesempatan untuk bisa menikmati makanan atau minuman lain yang lebih sehat untuk tulang, misalnya susu, jadi lebih sedikit.

Jikapun sesekali tergoda untuk menikmati minuman ini maka kadar moderat sangat dianjurnya. Untuk minuman berkafein, maksimal dua cangkir per hari. Sementara untuk minuman bersoda jika Anda bisa menghindarinya sama sekali akan lebih baik.

Jika Anda merasa selama ini jadi penggemar minuman berkarbonasi dan mulai sering merasa serangan nyeri tulang belakang, jangan tunggu lagi. Segeralah berkonsultasi dengan para ahli di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang seperti dengan Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS dan dr. Yosi Yudha. (berbagai sumber)

Lamina

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Lamina Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Lamina

marketingklinik@gmail.com

Lamina Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini