Jangan Asal Pijat, Ini Cara Tepat Mengobati Saraf Kejepit!

Tahukah Anda jika saraf kejepit tidak boleh asal pijat? Ada cara tepat untuk mengobati saraf kejepit yang sebaiknya dilakukan, misalnya dengan fisioterapi, obat-obatan, injeksi epidural ataupun endoskopi tulang belakang. Di tengah maraknya teknik pijat untuk saraf kejepit, metode minimal invasif lebih kecil risikonya terjadi komplikasi. Pijat memang bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi stres dan meredakan nyeri. Akan tetapi, pijatan pada titik yang salah di area jaringan lunak apalagi di bagian saraf yang terjepit dapat mengakibatkan kondisi yang lebih parah.

Efek Saraf Kejepit 

tanda saraf kejepit
.

Saraf kejepit dapat menimbulkan sejumlah keluhan atau gejala klinis seperti nyeri menjalar, kebas, kesemutan bahkan kelemahan otot di bagian tubuh yang terdampak. Gejala tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja karena dapat menyebabkan efek yang berbahaya bagi kesehatan.

Ketika Anda tidak segera melakukan pengobatan terhadap kondisi saraf kejepit maka risiko lain dapat terjadi. Pengobatan yang tepat bisa menyembuhkan saraf kejepit. Namun, jika Anda mencoba pijat dengan cara yang salah maka ada risiko yang mungkin terjadi seperti rasa nyeri yang semakin hebat dan kondisi saraf kejepit yang memburuk.

Risiko lain apabila tidak tertangani dengan baik adalah kerusakan saraf permanen, kelumpuhan, bahkan kematian. 

Perhatikan Hal-hal Ini Sebelum Memilih Pijat Saraf Kejepit

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan pijatan, antara lain:

  1. Konsultasikan dengan dokter atau ahli terapi fisik. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli terapi fisik sebelum melakukan pijatan pada area yang terkena saraf kejepit. Mereka akan memberikan rekomendasi dan arahan yang tepat mengenai jenis pijatan yang cocok dan teknik yang aman untuk memperbaiki kondisi saraf yang terjepit.
  2. Gunakan ahli pijat yang terlatih dan berpengalaman. Ahli pijat yang terlatih dan berpengalaman dapat memberikan pijatan yang tepat dan aman untuk membantu memperbaiki kondisi saraf yang terjepit. Pastikan bahwa ahli pijat tersebut memiliki sertifikat atau lisensi yang dikeluarkan oleh badan yang berwenang.
  3. Jangan melakukan pijatan pada area yang terasa sakit. Hindari melakukan pijatan pada area yang terasa sakit, terutama jika rasa sakit itu disebabkan oleh saraf yang terjepit. Pijatan pada area yang terasa sakit dapat memperburuk kondisi saraf yang sudah terjepit dan menyebabkan rasa sakit yang lebih parah.
  4. Jangan melakukan pijatan terlalu keras. Hindari melakukan pijatan terlalu keras pada area yang terkena saraf kejepit. Pijatan yang terlalu keras dapat memicu peradangan atau pembengkakan di sekitar saraf yang terjepit, yang dapat memperparah tekanan pada saraf yang sudah terjepit dan memperburuk gejala yang dialami.
  5. Pahami kondisi saraf kejepit. Pahami gejala dan kondisi saraf kejepit sebelum melakukan pijatan pada area yang terkena saraf kejepit. Dengan memahami kondisi saraf kejepit, Anda dapat menghindari melakukan pijatan pada area yang dapat memperburuk kondisi saraf yang sudah terjepit dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi.

Bagaimana Menyembuhkan Saraf Kejepit?

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. Namun, salah satu pilihan terbaik untuk tindakan minimal invasif adalah dengan endoskopi Joimax. 

Endoskopi Joimax merupakan endoskopi tulang belakang yang berasal dari Jerman dan telah menggunakan teknologi mutakhir. Dengan menggunakan alat endoskop terkini, dokter akan melihat bantalan tulang yang menekan saraf dengan lebih jelas melalui kamera khusus. Kamera khusus berukuran mikro pada alat endoskop tersambung dengan layar monitor HD dengan gambar lokasi dan kondisi saraf yang diperbesar. Dengan cara ini dokter dapat lebih presisi saat mengambil/ membuang tonjolan bantalan tulang atau jaringan lain yang menekan saraf. 

Baca juga: Perawatan Saraf Kejepit Tanpa Operasi untuk Kesembuhan Lebih Optimal

Kelebihan Endoskopi Joimax

Endoskopi Joimax memiliki berbagai keunggulan yang akan membuat Anda merasa lebih nyaman saat menjalani tindakan, antara lain:

  • Merupakan tindakan minimal invasif tanpa operasi
  • Luka sayatan kecil hanya sebesar 7mm
  • Tidak merusak banyak jaringan di sekitar saraf sehingga minim komplikasi
  • Waktu tindakan relatif singkat tergantung kondisi saraf yang terjepit
  • Dengan anestesi lokal sehingga pasien tetap tersadar saat tindakan
  • Tanpa rawat inap
  • Proses penyembuhan lebih cepat daripada operasi besar
  • Anda bisa langsung beraktivitas

Setelah tindakan endoskopi, dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk menggunakan korset (brace) untuk membantu membatasi pergerakan. Anda juga dapat melakukan aktivitas seperti biasa, seperti menyetir, bekerja, berjalan kaki, dan lainnya. Namun, ingat untuk menghindari aktivitas yang terlalu berat. Hal lain yang juga perlu diingat adalah kembali ke dokter untuk melakukan kontrol sesuai jadwal. Dokter akan memantau proses penyembuhan agar lebih cepat dan Anda pun bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.

Untuk informasi terkait saraf kejepit, silakan hubungi Assistance Center Lamina Pain and Spine Center di nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp ke 0811 1443 599. 

Referensi:

Medical News Today. How to treat a pinched nerve.

https://www.medicalnewstoday.com/articles/320045

Body of Beverly Wellness. Can Massage Therapy Help A Pinched Nerve?

Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

registrasi@lamina.co.id

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Segera Klik Disini

Jadwal Praktik


Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

Senin   : 13:00 - Selesai
Rabu    : 13:00 - Selesai
Jumat  : 13:00 - Selesai


Dr. Bismo Nugroho, SpBS

Rabu    : 14:30 - 17:00
Kamis  : 14:00 - 17:00


Dr. Victorio, SpBS, FINPS

Selasa  : 17:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 18:00


Dr. Faisal, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS

Senin    : 10:00 - 13:00
Selasa   : 10:00 - 13:00
Rabu     : 10:00 - 13:00
Kamis   : 10:00 - 13:00
Jumat   : 10:00 - 13:00


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin   : 10:00 - 15:00
Rabu     : 10:00 - 14:00
Jumat  : 10:00 - 12:00


dr. Ratih Puspa, Sp.N

Selasa     : 17:00 - 20:00
Kamis     : 17:00 - 20:00